Wali Murid Desak Disdik Kota Malang Turun Tangan, Manajemen SDN Bakalan Krajan 2 Dinilai Bermasalah Serius

Gambar Ilustrasi
MALANG | Krisnanewstv.com – Kondisi tata kelola SD Negeri Bakalan Krajan 2, Kecamatan Sukun, Kota Malang, menuai sorotan tajam dari wali murid. Melalui surat petisi resmi yang disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Malang, perwakilan wali murid mendesak adanya evaluasi total terhadap manajemen sekolah yang dinilai tidak sehat dan berpotensi merugikan peserta didik.
Dalam petisi tersebut, wali murid secara tegas meminta penggantian Kepala Sekolah, perombakan Komite Sekolah, serta pengembalian guru pendidik Bpk. Sartono Muhtar untuk kembali mengajar di SDN Bakalan Krajan 2. Langkah ini disebut sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi sekolah yang dinilai terus memburuk.
Menurut wali murid, sejumlah persoalan internal sekolah telah berlangsung cukup lama namun tidak pernah diselesaikan secara tuntas. Mereka menilai kepemimpinan sekolah tidak menunjukkan sikap bertanggung jawab, lemah dalam pengambilan keputusan, serta gagal menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
“Sekolah seharusnya fokus pada kualitas pendidikan, bukan justru dipenuhi konflik dan kegaduhan internal yang berdampak langsung pada anak-anak,” demikian salah satu poin dalam petisi wali murid.
Selain persoalan kepemimpinan, wali murid juga menyoroti minimnya transparansi administrasi dan keuangan sekolah. Dalam petisi tersebut disebutkan adanya dugaan praktik pembayaran tertentu tanpa disertai bukti kwitansi yang jelas, sehingga memunculkan tanda tanya besar di kalangan wali murid.
Tak hanya itu, pemindahan guru pendidik Bpk. Sartono Muhtar juga menjadi sorotan utama. Wali murid menilai pemindahan tersebut dilakukan tanpa penjelasan yang jelas dan terkesan mendadak, bahkan terjadi di masa ujian. Kondisi ini dinilai mengganggu stabilitas proses belajar mengajar dan psikologis siswa. Bpk. Sartono Muhtar dikenal sebagai guru yang dinilai mampu membangun kedekatan dengan siswa dan mempermudah pemahaman materi pelajaran.
Jurnalis : team Redaksi
