Polrestabes Surabaya dan Pemkot Bersinergi dalam Gerakan Nasional ASRI, Bersih Sungai Jembatan Merah
SURABAYA – Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur menunjukkan komitmen nyata dalam Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Pada Jumat (20/2/2026), puluhan personel Polrestabes Surabaya bersama jajaran Pemerintah Kota Surabaya turun langsung ke lapangan untuk membersihkan aliran sungai di kawasan Jembatan Merah, mulai pukul 15.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri, sebagai implementasi gerakan nasional yang tidak hanya menekankan kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun budaya kerja tertib, sehat, dan profesional di lingkungan kepolisian.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menegaskan bahwa Gerakan Nasional ASRI bukan sekadar agenda seremonial. “Ini bagian dari upaya membangun karakter institusi yang humanis dan berorientasi pelayanan,” ujar Kombes Luthfi.
Ia menambahkan, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberi contoh nyata dalam menjaga lingkungan. “Lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan indah mencerminkan kedisiplinan dan kesungguhan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tubuh Polrestabes Surabaya. Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah diharapkan menciptakan kota yang nyaman, sehat, dan layak huni.
Aksi bersih kali di kawasan Jembatan Merah menjadi simbol bahwa pelayanan Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya menjaga kualitas hidup masyarakat melalui lingkungan yang bersih dan sehat.
Dengan semangat Gerakan Nasional ASRI, Polrestabes Surabaya berharap budaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang peduli terhadap isu sosial dan lingkungan.(Hum/ag)
