SPPG Ketapang Resmi Diluncurkan di Kota Blitar, Layani 886 Pelajar Program Pemenuhan Gizi

Berita Krisnanewstv.com || BLITAR KOTA – Upaya peningkatan gizi bagi pelajar terus diperkuat. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ketapang yang berlokasi di Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar resmi diluncurkan dan mulai memberikan layanan kepada ratusan penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan.
Peresmian SPPG Ketapang dilaksanakan pada Jumat (24/4/2026) dan menjadi bagian dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar pelajar. Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menyampaikan bahwa sejak dioperasikan, fasilitas tersebut telah melayani sekitar 886 penerima manfaat.
Penerima layanan berasal dari sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Kelurahan Tlumpu, mulai dari tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah pertama. Program ini bertujuan mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak sejak usia dini guna menunjang tumbuh kembang dan konsentrasi belajar.
AKBP Kalfaris menegaskan, peran Polres Blitar Kota tidak hanya sebatas mendukung penyediaan makanan, tetapi juga memastikan kualitas layanan tetap terjaga melalui koordinasi intensif antara pengelola dan pihak penerima manfaat.
“Koordinasi terus kami lakukan agar setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi, sehingga pelayanan tetap optimal,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Prosesi peresmian SPPG ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Ny Adisty Lalo, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung fasilitas pelayanan gizi. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Wakapolres Blitar Kota Kompol Subiyantana, serta mantan Bupati Blitar Heri Nugroho.
Dengan hadirnya SPPG Ketapang, diharapkan cakupan layanan pemenuhan gizi bagi pelajar di Kota Blitar semakin luas dan merata, serta mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas kesehatan generasi muda.
Pemerintah dan pihak terkait mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemenuhan gizi ini, baik melalui partisipasi aktif maupun pengawasan bersama. Perhatian terhadap asupan gizi anak dinilai penting sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.(hms/yns)
