Sebanyak 333 Siswa SDN 01 Bantur Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Eyang Kyai Radiman Mangkurat
Malang – Krisnanewstv.id // Perayaan Hari Pahlawan dengan berbagai ivovasi dan kecintaan terhadap budaya leluhur, SDN 01 Bantur telah mengelar ziarah makam leluhur Eyang Kyai Radiman Mangkurat, yang ada di Desa Bantur Krajan, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Jumat (10/11/2023)
Pertama upacara di halaman sekolah seluruh siswa kelas 1-6 turut serta dalam upacara yang diisi dengan makna dan kehormatan bagi para pahlawan bangsa.
Setelah upacara, Sebanyak 333 siswa dari kelas 4, 5, dan 6 melanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di makam leluhur desa, Eyang Kyai Radiman Mangkurat. Siswa-siswa tidak hanya menghormati pahlawan nasional, tetapi juga belajar tentang sejarah Babat Alas Desa Bantur, sebuah inisiatif untuk menggali dan memahami akar budaya leluhur mereka.
Mbah Suraten, selaku juru kunci makam Eyang Kyai Radiman Mangkurat, menyampaikan terima kasih dan kebanggaannya terhadap inisiatif yang diambil oleh para guru dan siswa SD Negeri 1 Bantur. Beliau mengapresiasi usaha mereka dalam melestarikan budaya leluhur melalui kegiatan ziarah dan penanaman bunga. terangnya
Kepala Sekolah SDN 1 Bantur, Isnainingtiyas S.Pd, saat ditemui Krisnanewstv.id menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pertama yang diambil oleh sekolah untuk mengajak siswa lebih dekat dengan budaya leluhur. Beliau berharap bahwa inisiatif ini dapat diikuti oleh sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lain di wilayah Desa Bantur, sebagai bentuk pelestarian budaya di tengah arus perkembangan zaman. lanjut
Kegiatan perayaan Hari Pahlawan di SD Negeri 1 Bantur menjadi sorotan positif, memperkuat semangat nasionalisme dan cinta budaya di kalangan siswa. Inisiatif ini menciptakan momen bersejarah sebagai hari pertama kegiatan pengenalan budaya leluhur yang dilakukan di sekolah dan lembaga pendidikan yang ada di desa Bantur
Peran aktif SD Negeri 1 Bantur dalam melestarikan budaya leluhur mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat. Orang tua siswa dan warga desa merasa bangga melihat dedikasi sekolah dalam membentuk generasi penerus yang mencintai dan memahami akar budaya mereka. tandasnya
Semoga inisiatif positif ini akan menjadi teladan bagi lembaga pendidikan lainnya untuk turut serta dalam menjaga warisan budaya kita.
(arik)
