PSSI Kota Kediri Dorong Kolaborasi untuk Tingkatkan Prestasi Atlet Dan Sinergi Pembinaan Sepak Bola

Berita Krisnanewstv.com || KEDIRI – Kegiatan Halal Bihalal yang digelar Askot PSSI Kota Kediri menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, di Kota Kediri. Acara yang berlangsung di Hotel Lotus, Rabu (15/4/2026), dihadiri berbagai unsur pemerintah, aparat, serta stakeholder olahraga.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Kediri, unsur Forkopimda, Polres, Kodim, Kejaksaan, Ketua PSSI Kota Kediri, KONI, LSM, komunitas sepak bola, serta tamu undangan lainnya. Forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang koordinasi untuk mendorong kemajuan olahraga daerah.
Ketua Askot PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, SH, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya percepatan pembangunan dan pembinaan olahraga sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019. Ia menegaskan bahwa kemajuan olahraga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama berpartisipasi demi kemajuan sepak bola di Kota Kediri,” ujarnya.
Menurutnya, ke depan akan dikembangkan berbagai agenda lanjutan, termasuk turnamen dan kompetisi seperti Kapolres Cup, guna meningkatkan kualitas dan jam terbang atlet. Ia juga menekankan pentingnya peran pelatih yang selama ini konsisten membina pemain di lapangan.
Dalam pembinaan jangka panjang, Askot PSSI Kediri telah menjalankan program football class yang difokuskan pada peningkatan kualitas pemain, pelatih, serta sistem pembinaan. Selain itu, berbagai kompetisi rutin seperti Kapolresta Cup, Kajari Cup untuk usia muda, hingga Wali Kota Cup menjadi sarana penting bagi pengembangan atlet.

Ketua Umum KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menambahkan bahwa olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, sportivitas, dan kebersamaan.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci untuk mendorong prestasi olahraga yang lebih baik,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pembinaan atlet, terutama terkait keberlanjutan dukungan dan apresiasi. Hal ini menjadi perhatian bersama agar potensi atlet dapat berkembang secara optimal.
Sementara itu, perwakilan Wali Kota Kediri, Hari Purnomo, menyampaikan apresiasi terhadap upaya pembinaan olahraga yang telah berjalan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pimpinan daerah belum dapat hadir secara langsung.
Pemerintah Kota Kediri berharap momentum ini dapat memperkuat sinergi antar pihak sehingga pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal dan mampu menghasilkan prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Dalam pengembangan ke depan, Askot PSSI Kediri juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta melalui program CSR, serta mendorong kolaborasi dengan klub profesional seperti Persik Kediri, termasuk rencana pembentukan tim satelit.
Melalui kegiatan ini, seluruh elemen sepak bola di Kota Kediri diharapkan dapat bersatu dan berkolaborasi untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berprestasi.
Sebagai pesan, generasi muda diimbau untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif, meningkatkan disiplin latihan, serta menjauhi aktivitas yang tidak bermanfaat demi masa depan yang lebih baik.
Jurnalis: Mohamad Yunus
