Polres Lumajang dan Pemda Turun Tangan, Pantai Bambang Dibersihkan Demi Wisata yang Lebih Layak
LUMAJANG — Komitmen menjaga lingkungan tak sekadar slogan. Jajaran Polres Lumajang Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang turun langsung ke lapangan, menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Bambang, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kamis (2/4/2026).
Aksi ini menjadi bagian dari gaung Gerakan Nasional Indonesia Asri, sekaligus tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong kerja bakti serentak di seluruh penjuru negeri.
Sejak pagi, personel kepolisian, instansi lintas sektor, hingga masyarakat terlihat kompak menyisir pesisir. Sampah yang terbawa arus pasca hujan dan libur Lebaran dikumpulkan, diangkut, dan dibersihkan secara gotong royong.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan kawasan wisata.
“Kegiatan ini bukan hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua, terutama di kawasan wisata seperti Pantai Bambang,” tegasnya.o
Ia menambahkan, kekuatan utama dari kegiatan ini adalah sinergi—antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat—yang menjadi fondasi menjaga lingkungan tetap bersih dan berkelanjutan.
“Kalau kebersamaan ini terus dijaga, bukan hanya lingkungan yang bersih, tapi juga daya tarik wisata akan meningkat,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyebut aksi ini sebagai contoh nyata kepedulian kolektif yang harus terus ditumbuhkan.
“Lingkungan yang bersih menghadirkan kenyamanan. Wisata yang bersih akan mengundang lebih banyak pengunjung dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi pasca Lebaran dan tingginya curah hujan yang menyebabkan tumpukan sampah di kawasan pantai. Karena itu, keterlibatan semua pihak dinilai krusial untuk memulihkan kondisi lingkungan.
“Pantai kita harus bersih. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga soal keberlanjutan pariwisata Lumajang,” tegasnya.
Aksi ini menjadi pengingat: menjaga alam bukan tugas segelintir pihak, melainkan tanggung jawab bersama. Dari gotong royong sederhana, lahir harapan besar—Pantai Bambang yang bersih, nyaman, dan semakin layak menjadi kebanggaan Lumajang. (Ag/Hum)
