LSM Se-Kediri raya menuntut penutupan Caffe yang di duga bermasalah.
Krisnanewstv.com – Kediri, 9 Januari 2024.
Hari ini di Balai Kota Kediri, terjadi aksi masa yang cukup ramai sekali dari pukul 9 pagi sampai dengan 2 Sore. Aksi masa hari ini terdiri dari 2 golongan, yaitu pihak aliansi LSM se Kediri Raya juga ada pihak warga setempat Wisata Gunung Klotok. Kedua aksi masa ini membawa kepentingan yang saling bertolak belakang.

Hal yang menjadi pemicu adalah adanya sebuah Caffe di wilayah wisata Gunung Klotok, Republik Dandy Caffe namanya. Di duga Caffe ini memiliki beberapa masalah di antaranya di duga tidak memiliki surat izin pendirian Caffe, adanya investor Ilegal, pendirian Caffe di lahan sengketa perhutani serta meniadakan lahan hijau, dan di duga ada investor Nakal bermain di dalamnya.
Pihak LSM se Kediri Raya ber upaya agar APH (Aparat Penegak Hukum) segera melakukan pemeriksaan dan apabila benar adanya dugaan dari rekan rekan LSM maka di harapkan pula APH segera menindaklanjuti dengan tegas.
Di lain sisi Pihak Warga Lokal sekitar Caffe menolak terhadap penutupan Caffe ini, dengan alasan itu adalah sumber pencaharian dari warga sekitar. “Kalian enak yang ada di Timur sungai banyak lahan kerjaan, kami susah, dan Caffe ini banyak membantu kami, 70% tenaga kerja di ambil dari warga sekitar, bahkan parkir sepenuhnya di serahkan pada warga, kami gak perlu bayar setoran, dan ini baru pertama pak, baru 1 ada investor masuk, rencana kalau ini sukses akan ada 3 investor lagi masuk, bahkan sudah ada rencana untuk pengindahan Goa Selomangleng, siapa yang di untungkan? Wilayah Kediri juga pak, jadi ini sudah bukan lagi tentang perda atau pun surat izin tapi ini sudah urusan perut dan keuntungan bersama, kalau emang yang di masalahkan surat izin ya harusnya dari pemerintah yang segera mengizinkan.” Ujar Saroja dalam Wawancara kami yang selaku Penanggungjawab dari pihak Warga.
Aksi ini bubar dengan pihak LSM meninggalkan pesan “kami tidak akan berhenti, Ngalah Ngaleh Ngamok, hari ini kami mengalah dan pergi, tapi kami tidak akan berhenti di sini, akan ada Aksi Aksi selanjutnya sampai mata kalian terbuka”. Selepas mundurnya pihak Aliansi LSM, di susul pula dengan mundurnya pihak warga. Polres Kediri bersih sepenuhnya dari masa Aksi kira kira pukul 3 sore tanpa perdamaian, semoga saja segera ketemu titik terang untuk kedepannya.
Rohmat Irvan Afandi
