Kompol Iwan: Patroli Gabungan Jadi Wujud Kehadiran Negara untuk Jaga Keamanan Masyarakat

KEDIRI KOTA krisnanewstv.com— Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat Polres Kediri Kota bersama TNI dan sejumlah instansi terkait. Salah satunya melalui patroli gabungan dalam rangka Operasi Tumpas Narkoba 2026 yang menyasar sejumlah jalur dan titik strategis di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Patroli digelar pada Jumat malam (21/8/2026) sebagai langkah preventif untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, serta obat-obatan terlarang. Kehadiran personel gabungan juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan tetap kondusif di tengah rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan diawali apel di Mako Polres Kediri Kota sekitar pukul 20.00 WIB. Apel dipimpin Kabagops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., dan diikuti personel gabungan dari Polres Kediri Kota, Kodim 0809 Kediri, Dinas Perhubungan Kota Kediri, Subdenpom V/2-2 Kediri, serta sejumlah unsur terkait.

Dalam arahannya, Kompol Iwan meminta seluruh personel menjalankan patroli secara profesional dan humanis. Namun, pendekatan humanis tersebut tetap harus dibarengi kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, terutama yang berkaitan dengan narkoba dan obat-obatan terlarang.

«“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah adanya ruang bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkoba,” ujar Kompol Iwan.»

Menurutnya, keamanan tidak bisa dibangun oleh satu institusi saja. Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Karena itu, personel di lapangan diminta tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Pendekatan persuasif diharapkan mampu membuat kehadiran aparat terasa dekat tanpa mengurangi kewaspadaan terhadap potensi gangguan.

Masyarakat Diajak Jadi Mata dan Telinga Keamanan

Kompol Iwan juga mengajak masyarakat ikut mengambil peran dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan peredaran narkoba, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, maupun gangguan Kamtibmas lainnya.

«“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila menemukan adanya indikasi peredaran narkoba atau gangguan Kamtibmas lainnya, segera laporkan kepada petugas. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” imbuhnya.»

Usai apel dan doa bersama, personel langsung bergerak menyusuri sejumlah jalur yang telah ditentukan.

Rute patroli dimulai dari Mako Polres Kediri Kota menuju SP4 Mojoroto, SP3 Semampir, SP4 Mrican, SP4 Banyakan, Bandara Dhoho Kediri, SP3 Pasar Gringging, kemudian kembali melalui SP4 Banyakan dan SP4 Mrican sebelum berakhir di Mako Polres Kediri Kota.

Patroli tidak hanya berorientasi pada pencegahan peredaran narkoba. Kehadiran personel gabungan juga diarahkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Terlebih, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI membuat aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah meningkat. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan aparat agar ruang publik tetap aman dan nyaman.

Sinergi Diperkuat, Situasi Tetap Kondusif

Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan di lapangan. Sinergi tersebut sekaligus diharapkan mampu mempersempit ruang gerak berbagai bentuk kejahatan dan gangguan keamanan.

Dari hasil pelaksanaan patroli, tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan Kamtibmas selama kegiatan berlangsung di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Polres Kediri Kota menegaskan bahwa patroli dan langkah pencegahan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Bukan sekadar hadir ketika terjadi persoalan, tetapi memastikan masyarakat merasakan keamanan dalam aktivitas sehari-hari.

Pesan yang dibawa pun sederhana: keamanan adalah kerja bersama. Aparat menjaga dari sisi penegakan dan pencegahan, sementara masyarakat dapat menjadi mata dan telinga dengan memberikan informasi ketika menemukan potensi gangguan di lingkungan masing-masing.

Setiap informasi terkait dugaan peredaran narkoba, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, maupun gangguan Kamtibmas lainnya dapat segera disampaikan kepada petugas untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Sumber: Humas Polresta Kediri
Jurnalis: Mohamad Yunus