Kirab Budaya Nusantara Desa Sumbermanjing Kulon Meriah, 19 Kontingen Tampil Semarak
MALANG, Krisnanewstv.com — Suasana Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (5/9/2026), berubah semarak. Ribuan mata warga tertuju pada gelaran Kirab Budaya Nusantara yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 19 kontingen dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga di Desa Sumbermanjing Kulon ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sejak pagi, peserta telah bersiap dengan beragam kostum, kreasi seni, dan penampilan budaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Kirab diberangkatkan sekitar pukul 10.00 WIB dan secara resmi dilepas oleh Kepala Desa Sumbermanjing Kulon, Karyuti.
Barisan terdepan diisi perangkat desa, kemudian disusul kontingen dari berbagai lembaga dan kelompok masyarakat. Sepanjang perjalanan, suasana semakin meriah dengan aneka kostum dan kreativitas peserta yang membuat warga antusias menyaksikan dari sepanjang jalur kirab.
Salah satu kontingen yang turut mencuri perhatian adalah SD Negeri 5 Sumbermanjing Kulon. Sekolah tersebut mengerahkan ratusan siswa, guru, serta wali murid untuk ikut menyemarakkan kegiatan.
Kepala SD Negeri 5 Sumbermanjing Kulon, Dra. Indah Sri Handayani, mengatakan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
“Untuk kegiatan ini kami mengerahkan siswa kelas 1 sampai kelas 6 sebanyak 186 siswa-siswi, ditambah wali murid yang ikut berpartisipasi serta 19 bapak dan ibu guru,” ujar Indah Sri Handayani kepada awak media.
Tidak sekadar berjalan dalam barisan, kontingen SD Negeri 5 Sumbermanjing Kulon juga membawa cerita budaya Roro Jonggrang. Kisah tersebut dikemas melalui kostum dan berbagai kreativitas yang melibatkan siswa, guru, maupun wali murid.
Penampilan itu menjadi gambaran bagaimana kegiatan kirab tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk mengenal cerita rakyat dan kekayaan budaya Nusantara sejak dini.
Antusiasme masyarakat pun terlihat di berbagai titik sepanjang jalur kirab. Warga berbondong-bondong menyaksikan satu per satu kontingen yang tampil dengan ciri khas dan kreativitas masing-masing.
Bagi masyarakat Sumbermanjing Kulon, Kirab Budaya Nusantara bukan sekadar perayaan kemerdekaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun gotong royong, sekaligus menjaga keberagaman budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Semangat persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya Nusantara pun terasa kuat dalam setiap langkah peserta.
Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut menjadi bagian penting dalam menjaga dan meneruskan warisan budaya Indonesia.
Arifpin
