Kapolsek Bantur dan Muspika Dampingi Wakil Bupati Malang dan Wakapolres Malang dalam Perayaan Hari Raya Nyepi di Pantai Balekambang

Krisnanewstv.com Malang – Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947, Kapolsek Bantur bersama Muspika Kecamatan Bantur mendampingi Ibu Wakil Bupati Kabupaten Malang, Drs. Hj. Latifah Shohib, dan Bapak Wakapolres Malang, AKBP Danang Setyo Pambudi Sukarno, dalam perayaan yang berlangsung di Pantai Wisata Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Selasa (24/3/2025)
Acara ini diadakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh umat Hindu yang melakukan persembahyangan dalam rangkaian Jalanidhi Puja, bagian dari tradisi Hari Raya Nyepi. Kehadiran pejabat daerah dan jajaran Muspika menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan di Kabupaten Malang, khususnya dalam menciptakan suasana toleransi dan harmoni antarumat beragama.
Kapolsek Bantur, AKP Totok Suprapto, SH, menyampaikan komitmen dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan acara. “Kami mendukung penuh kegiatan persembahyangan ini dengan memastikan keamanan dan kelancaran di lokasi. Kami ingin seluruh umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk,” ujarnya.
Wakil Bupati Malang, Drs. Hj. Latifah Shohib, juga mengapresiasi upaya masyarakat dalam menjaga keberlangsungan tradisi keagamaan. “Hari Raya Nyepi adalah momentum untuk refleksi diri dan harmoni. Kami sangat bangga dapat mendukung umat Hindu dalam perayaan ini, yang juga memperkuat hubungan baik antarumat beragama di Kabupaten Malang,” ungkapnya.
Pantai Wisata Balekambang, sebagai lokasi ikonik, menjadi pusat kegiatan perayaan dengan keindahan alam yang memukau dan suasana religius yang terasa kental. Perayaan ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata dan budaya yang terus mendukung kemajuan Kecamatan Bantur sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Malang.
Pantai Balekambang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Malang. Tidak hanya terkenal dengan pemandangannya yang mempesona, tetapi juga sebagai pusat kegiatan religius seperti persembahyangan umat Hindu, menjadikannya simbol harmoni antara budaya dan spiritualitas.
(Dwi)
