Jumat Berkah, Tokoh Masyarakat dan TNI-Polri Gotong Royong Bersihkan Gunung Geger, Negeri di Atas Angin Kembali Berseri

MALANG Krisnanewstv.com – Keindahan alam Gunung Geger yang dikenal dengan julukan Negeri di Atas Angin, di Desa Sumberjo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, kembali mendapat perhatian. Demi menjaga pesona alam sekaligus kenyamanan pengunjung, Pemerintah Desa Sumberjo bersama tokoh masyarakat dan berbagai elemen warga turun langsung menggelar aksi bersih-bersih lingkungan melalui kegiatan Jumat Berkah, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi kawasan wisata yang memiliki panorama alam indah tersebut. Sebelumnya, sejumlah sampah seperti plastik, botol bekas, popok sekali pakai, dan berbagai jenis sampah lainnya ditemukan berserakan di sekitar kawasan.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Desa Sumberjo mengajak perangkat desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga untuk bergerak bersama. Kegiatan juga mendapat dukungan dari unsur TNI dan Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Kepala Desa Sumberjo, Abah Amsori, menyampaikan bahwa Gunung Geger merupakan salah satu kebanggaan desa yang memiliki potensi alam dan daya tarik tersendiri. Karena itu, kebersihan kawasan harus menjadi perhatian seluruh pihak.

“Gunung Geger ini adalah mutiara dan kebanggaan Desa Sumberjo. Keindahan alamnya luar biasa, bahkan dikenal dengan julukan Negeri di Atas Angin. Sangat disayangkan apabila tempat seindah ini justru dipenuhi sampah plastik, popok, dan sampah lainnya,” ungkap Abah Amsori.

Ia berharap kegiatan Jumat Berkah tidak sekadar menjadi kegiatan bersih-bersih sesaat, tetapi mampu membangun kesadaran bersama agar masyarakat dan pengunjung ikut menjaga lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami bersama seluruh elemen masyarakat turun langsung. Ke depan, kami akan memperkuat pengawasan, menambah fasilitas tempat sampah, serta memberikan teguran maupun tindakan sesuai ketentuan bagi siapa pun yang mencemari lingkungan,” tegasnya.

Dukungan juga disampaikan tokoh masyarakat, Sahid. Menurutnya, Gunung Geger bukan hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga nilai historis dan potensi ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar apabila dikelola dengan baik.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi langkah cepat Pak Kades bersama seluruh jajaran. Kegiatan hari ini menjadi pengingat sekaligus edukasi bagi kita semua bahwa menjaga lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah desa,” ujar Sahid.

Ia juga mengajak karang taruna, lembaga adat, dan seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan kawasan secara berkelanjutan.

Jumat Berkah tersebut juga mendapat sambutan antusias dari warga. Mereka datang membawa peralatan kebersihan dan kantong sampah untuk bersama-sama membersihkan lingkungan.

Salah seorang warga mengungkapkan kegembiraannya bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia berharap Gunung Geger semakin dikenal karena keindahan alam dan kebersihannya, bukan karena sampah yang berserakan.

“Kami ingin tempat indah di desa kami ini tetap nyaman dikunjungi. Harapannya, siapa pun yang datang memiliki kesadaran untuk membawa pulang sampahnya masing-masing dan tidak meninggalkan sampah di kawasan wisata,” tuturnya.

Kepedulian serupa ditunjukkan Babinsa Desa Sumberjo dari Koramil 0818/10 Pagak, Rochani, yang turut terjun dalam kegiatan kerja bakti. Ia berharap keterlibatan bersama tersebut dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang sehat, nyaman, dan menyenangkan.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sumberjo, Krisda, menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya untuk mendukung kegiatan Jumat Berkah, tetapi juga memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman dan kondusif.

“Kami mengingatkan bahwa menjaga kelestarian alam dan fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama. Kami mendukung upaya pemerintah desa dalam penertiban lingkungan. Apabila ditemukan tindakan pembuangan sampah ilegal atau perusakan lingkungan, masyarakat dapat melaporkannya agar bisa ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” jelasnya.

Melalui gotong royong tersebut, ratusan kantong sampah berhasil diangkut dari kawasan Gunung Geger. Kehadiran perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh ketika semua pihak mau bergerak bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur lembaga desa, perangkat kecamatan, serta berbagai elemen masyarakat Desa Sumberjo.

Kini, harapan masyarakat sederhana: Gunung Geger tetap menjadi Negeri di Atas Angin yang memikat karena panorama alamnya, sekaligus nyaman karena kebersihannya.

Sebab, menjaga keindahan alam bukan hanya tugas pemerintah desa atau petugas kebersihan. Setiap orang yang menikmati keindahannya juga memiliki tanggung jawab untuk menjaganya.

(Suryadi)