Jelang Tawur Agung Kasangka dan Pawai Ogoh-Ogoh, Kota Kediri Sambut Hari Raya Nyepi dengan Semangat

Kediri – Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947, Kota Kediri menyelenggarakan acara Tawur Agung Kasangka tepatnya di Bundaran Sekartaji, Monumen Kediri, pada Jumat, 28 April 2025. Kegiatan ini dimulai pukul 12.00 WIB, dipimpin oleh Ketua, Hari Raya Nyepi Kota Kediri, Mangku Joko Winarno.

Acara Tawur Agung Kasangka ini akan dilanjutkan dengan Pawai Ogoh-Ogoh , yang dimulai pukul 15.00 WIB. Pawai ini akan mengambil rute dari Bundaran Sekartaji menuju Pura Penataran Agung Kilisuci, yang terletak di kawasan Gua Selomangkleng. Pawai ogoh-ogoh merupakan tradisi yang kaya makna simbolis, bertujuan untuk menyucikan alam semesta sekaligus menjaga keharmonisan sebelum menyambut Hari Raya Nyepi.

Mangku Joko Winarno mengundang seluruh masyarakat untuk menyaksikan acara ini, dengan himbauan untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama berlangsungnya kegiatan. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum refleksi bersama dan simbol persatuan umat dalam menjaga harmoni lingkungan,” ujarnya.

Terkait lalu lintas, panitia penyelenggara menyampaikan bahwa tidak akan ada pengalihan rute selama kegiatan berlangsung. Pengunjung dipersilakan menikmati pawai ogoh-ogoh yang penuh warna dan makna mulai pukul 12.00 hingga 15.00 WIB.

Acara ini tidak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Hindu, tetapi juga daya tarik wisata dan budaya bagi masyarakat umum. Dengan perpaduan tradisi, seni, dan keindahan alam Kediri, acara ini diharapkan membawa kebahagiaan bagi semua yang turut hadir.

Tentang Kota Kediri dan Gua Selomangkleng
Kota Kediri, dengan warisan budaya yang kaya, merupakan lokasi Pura Penataran Agung Kilisuci di area Gua Selomangkleng. Tempat ini memiliki nilai historis dan spiritual yang tinggi, menjadi pusat kegiatan keagamaan dan destinasi wisata.

(Dwi/Agus)