Hasil Tanam Tebu Program Ketahanan Pangan Menggembirakan, Petani Kabupaten Malang Sampaikan Apresiasi kepada Pemerintah

Sabat Krisna.com MALANG – Direktur CV lang Buana, Safik, bersama kelompok tani tebu se-Kabupaten Malang dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Ir. Avicenna Medisica Sani Putra, M.T., M.H., melakukan peninjauan hasil penanaman tebu di lahan Desa Sukoharjo, Kecamatan Kepanjen, pada Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan melihat perkembangan tanaman tebu yang telah ditanam sejak 2 Maret 2026 dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya peningkatan produksi tebu nasional.

Dari hasil peninjauan di lapangan, pertumbuhan tanaman tebu dinilai sangat baik dan memberikan harapan positif bagi para petani.

Salah seorang petani dari Kelompok Tani Mekarsari 2, Munir, warga Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, mengaku puas dengan perkembangan tanaman yang dikelolanya.

“Hasilnya sangat menggembirakan. Pertumbuhan tebu bagus dan sesuai harapan,” ujar Munir.
Ia juga menyampaikan bahwa setiap petani yang memenuhi persyaratan dengan lahan seluas 1 hektare telah menerima bantuan pemerintah berupa 60.000 mata tunas tebu serta bantuan Honor Orang Kerja (HOK) sebesar Rp4 juta, yang menurutnya telah diterima sesuai ketentuan.

Munir mewakili para petani mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas dukungan yang diberikan kepada petani tebu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, terutama kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada petani tebu.

Program ini sangat membantu meningkatkan semangat petani dalam mengembangkan budidaya tebu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Ir. Avicenna Medisica Sani Putra, M.T., M.H., menyampaikan bahwa peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik sekaligus melihat langsung perkembangan tanaman di tingkat petani.
Program pengembangan tebu tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula nasional melalui sinergi antara pemerintah, penyedia bibit, dan kelompok tani.

Arifpin