Haflah Akhirussanah PP DAFA Bledogan Meriah, Ribuan Jamaah Padati Bantur

Malang | Krisnanewstv.com – Pondok Pesantren (PP) DAFA Bledogan, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, sukses menggelar Haflah Akhirussanah dengan penuh khidmat dan kemeriahan. Puncak acara berlangsung pada Selasa malam (17/2/2026) pukul 19.00 WIB dan dihadiri ribuan jamaah.


Haflah Akhirussanah merupakan tradisi tahunan pesantren sebagai wujud syukur atas selesainya masa pendidikan santri sekaligus momen perpisahan menuju jenjang kehidupan berikutnya. Kegiatan digelar selama dua hari, mulai Senin (16/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026).


Rangkaian hari pertama diawali kirab santri yang diikuti wali santri, drumband, dan pertunjukan pencak silat. Malam harinya digelar prosesi wisuda santri, pemberian penghargaan bagi santri berprestasi, serta hiburan seni dari Pagar Nusa dan drumband.


Memasuki hari kedua, acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustazah Azizah dari Malang, dilanjutkan sambutan pengasuh PP DAFA, Romo KH Sonhaji Mustofa, serta Ketua Panitia Haflah, Husen. Turut memberikan sambutan Kepala Desa Bantur, Nanang Kosim, sebelum ditutup tausiah oleh dai kharismatik Dr. KH Zaenul Rozikin, M.M., M.Pd.


Sejumlah tokoh agama dan unsur pemerintahan hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya KH Swadi Idris dari Dampit, Ketua DMI Kecamatan Bantur Ustaz Khoirul, Sekcam Bantur mewakili camat, kepala desa se-Kecamatan Bantur, pengurus takmir masjid, Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Bantur, serta tokoh masyarakat.


Pengasuh PP DAFA, KH Sonhaji Mustofa, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan yang sarat kebersamaan.
“Semoga kita semua mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW. Terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu dan tenaga. Jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, kami mohon maaf,” ujarnya.


Ketua panitia, Husen, juga mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Ia mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Haflah Akhirussanah.


Sementara itu, Kepala Desa Bantur Nanang Kosim menegaskan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk program administrasi kependudukan gratis. Ia juga menyinggung tantangan pengelolaan dana desa 2026 yang semakin terbatas, namun tetap optimistis pembangunan desa berjalan maksimal.


Dalam tausiahnya, KH Zaenul Rozikin menyampaikan pesan religius dengan gaya santai dan jenaka. Ia menuturkan bahwa manusia memiliki tiga “teman setia” dalam hidup, yakni harta, keluarga, dan amal perbuatan—namun hanya amal yang akan menemani hingga akhir hayat.


Suasana semakin semarak dengan penampilan Kaizar Band yang menghibur jamaah. Lagu-lagu yang dibawakan membuat sebagian hadirin ikut bernyanyi bersama, menambah hangatnya kebersamaan malam puncak Haflah.


Haflah Akhirussanah PP DAFA Bledogan pun ditutup penuh kesan mendalam. Kebersamaan antara santri, wali santri, ulama, dan masyarakat menjadi cerminan kuatnya tradisi pesantren dalam menjaga ukhuwah dan nilai keislaman di tengah masyarakat. (Suryadi)