Gus Qowim Hadiri Tebu Manten, PG Pesantren Baru Resmi Buka Musim Giling 2025.

Berita Krisnanewstv.com || KEDIRI – Pabrik Gula Pesantren Baru resmi memulai musim giling tahun 2025 yang ditandai dengan prosesi “Tebu Manten”, Jumat pagi (9/5). Acara yang digelar di lapangan tenis pabrik tersebut menjadi simbol dimulainya proses penggilingan tebu dan produksi gula tahun ini.
Pantauan wartawan Krisnanewstv.com, prosesi manten tebu berlangsung meria dan penuh antusiasme. Para tamu undangan terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka telah tiba sejak pagi, bahkan sebelum acara dimulai, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan musim giling yang menjadi momentum penting bagi industri gula di Kota Kediri.
Tradisi tebu manten sendiri merupakan puncak dari rangkaian tasyakuran yang digelar setiap tahun oleh PG Pesantren Baru. General Manager PG Pesantren Baru, Djarot Rudi Wardoyo, menyampaikan.
“Kami mohon doa restu kepada masyarakat dan seluruh stakeholder agar proses giling tahun ini berjalan lancar, aman, dan sukses,” ujarnya.

Rangkaian teknis penggilingan akan dimulai dengan uji coba mesin (steam test) pada Sabtu (10/5), penerimaan tebu masuk pada Selasa (13/5), dan dimulainya proses giling secara penuh pada Kamis (15/5).
“Kami siap melaksanakan giling 2025 sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada gula nasional,” tambah Djarot.
Acara pembukaan musim giling ini turut dihadiri sejumlah tokoh daerah, antara lain Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kediri M. Zaini, Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto, Danramil 0809/02 Lettu Inf Dwi, jajaran OPD Kota Kediri, dan tamu undangan lainnya.
Wakil Wali Kota Kediri, K.H. Qowimuddin Thoha yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas kontribusi PG Pesantren Baru, terutama melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) seperti bedah rumah tidak layak huni di sekitar wilayah pabrik.
“Terima kasih atas sinergi yang telah terjalin. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberi manfaat yang lebih besar untuk masyarakat,” ujarnya.
Gus Qowim, sapaan akrabnya, juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan dan ketertiban selama musim giling. Ia berharap lalu lintas truk pengangkut tebu dapat diatur dengan baik agar tidak menimbulkan gangguan bagi warga sekitar.
Ia menutup dengan harapan agar proses giling tahun ini berjalan optimal, target produksi tercapai, dan hasil gula yang melimpah bisa membantu menjaga stabilitas harga di pasaran. Selain itu, ia berharap agar tahun-tahun mendatang pembukaan musim giling bisa lebih semarak dan memberikan ruang partisipasi lebih luas bagi pelaku UMKM lokal.

Sebagai penutup rangkaian acara, panitia juga menggelar undian door prize yang menambah semarak suasana. Para tamu undangan tampak antusias menunggu giliran pengundian hadiah yang berlangsung meriah. Beragam door prize disediakan sebagai bentuk apresiasi, mulai dari bingkisan gula dan suvenir menarik, hingga hadiah utama seperti mesin cuci, TV LED, sepeda gunung, sepeda listrik, dan satu unit sepeda motor. Momen ini menjadi bentuk kebersamaan sekaligus penyemangat bagi seluruh pihak yang terlibat, menandai awal musim giling dengan penuh optimisme dan harapan akan kesuksesan produksi tahun ini.
Pewarta Yunus
