Doa Bersama Demi Keselamatan Bangsa ” Kebangkitan Dzurriyah Wali Songo ” Di Ponpes Babussalam

Malang, Hari Sabtu (06/01)Pukul 12.00 WIB sampai selesai tempat di Ponpes Babussalam Jl. KH. Hasyim Asy’Ari Desa Banjarrejo kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang telah dilaksanakan Kegiatan Haul Akbar Wali Songo yang diselenggarakan oleh  Lembaga pencatatan Nasab  keturunan Wali Songo  Naqobah Ansab Auliya’ Tis’ah (NAAT) kabupaten Malang dan dihadiri oleh -+ 300 orang Jamaah.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh K.H Muhammad Abbas Buntet (Cucu dari Panglima Pejuang 10 November Surabaya) dari Buntet Cirebon Jawa Barat, Ketua NAAT dari Malang Raya KH.Samsul Bahri, SH (Putuk Rejo Gondanglegi ) dan ada beberapa Kyai di Jawa Timur dan luar daerah Danramil 35 Pagelaran Kpt.inf.Haryanto,Kapolsek Pagelaran AKP Totok  Supryanto, SH ,Ketua Panitia Pelaksana  KH. Samsul Hadi Pengasuh Ponpes Al Falah Sumber Bening Bantur,Garda Wali songo Walisongo ,Laskar Sabilillah ,Laskar Macan Ali,Banser Kecamatan Pagelaran .

Rangkaian kegiatan di mulai Pukul 12.00 WIB acara sholawat dari Group Sholawat Assyauqiyah. dan Pukul 13.15 WIB pembukaan oleh Ketua Panitia penyelenggara KH. Samsu Hadi  dilanjutkan dengan pembacaan  Yasin ,tahlil dan doa yang dipimpin oleh  K.H Nuchori Satar.,Pukul 13.40 WIB, pembacaan Sholawat  oleh Grup Sholawat Assyauqiyah.Pukul 14.05 WIB, pembacaan ayat suci Alqur’an yang dibawakan oleh ustad Faisol.,Pukul 14.10 WIB menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan Syubbanul Waton, Mars dan Hymne NAAT. Pukul 14.20 WIB sambutan oleh KH Toriq Bin Ziyad Darwis pengasuh Ponpes Babussalam

KH.Toriq Ziyad Darwis Pengasuh Ponpes Babussalam menyampaikan mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran jamaah dalam acara Haul Almarhum Haji Darwis (Pendiri Ponpes Babussalam). dan Merasa bangga  terhadap para santri yang saat ini sudah banyak menduduki jabatan penting di pemerintahan,mengharapkan agar santri memiliki sifat yang tidak radikal ,lembut dalam menghadapi segala keberagaman.

Pukul 14.35 WIB  Mauidoh dari KH. Muhammad Abbas bahwa kegiatan hari ini menggambarkan sebuah reuni bertemunya Wali Songo yang sedang berkumpul untuk menyusun sebuah kekuatan dalam perjuangan untuk berdakwah di jalan Allah SWT.dan Wali Songo bukan Habib tapi  Ijas. Kita semua harus berterima kasih Atas jasa perjuangan para Wali Songo, karena berkat perjuangan para Wali Songo dulu bangsa Indonesia yang banyak beragama Hindu dan Budha sekarang hampir 90 % sudah beragama Islam.

Kalau sampai saat ini masih banyak yang berfikir bahwa Wali Songo itu Habib berarti mereka sudah keluar dari jalur yang benar Wali Songo itu bukan berasal dari keturunan Bangsa Yaman, kalau ada yang mempercayai hal itu berarti sudah menyalahi fakta dari Sejarah.

Orang Habaib dulu didatangkan oleh bangsa Belanda  dari Yaman untuk membungkam keturunan Wali Songo . Bahwa sebenarnya secara genetika orang Habaib adalah keturunan Yahudi bukan keturunan arab (Nabi Muhammad SAW).

Orang NU sekarang banyak yang menjadi korban orang Habaib karena sejarahnya sengaja dibelokan. Yang membela Wali Songo di Indonesia itu adalah orang NU , pada jaman FPI para Kyai NU di Indonesia diframing sebagai PKI dan disudutkan oleh oknum Habaib.

Pukul 16.00 WIB acara di akhiri doa penutup di pimpin oleh KH.Muhammad Abbas dan selama kegiatan berlangsung berjalan
aman dan lancar.

Putra