Dikira Besi Tua, Buruh Tani Kediri Temukan Dua Mortir Aktif

Dikira Besi Tua, Buruh Tani Kediri Temukan Dua Mortir Aktif

Berita Krisnanewstv.com


Kediri – Penemuan dua unit mortir aktif di area persawahan Desa Sambirobyong, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, menggegerkan warga pada Senin (9/2/2026). Mortir tersebut ditemukan tertancap di tanah sawah yang kerap dilalui masyarakat untuk beraktivitas.

Peristiwa ini bermula saat seorang buruh tani bernama Arifin (50) hendak memulai pekerjaan di sawahnya. Saat melintas di dekat pohon tumbang di tepi jalan sawah, ia melihat benda menyerupai potongan logam yang mencurigakan. Awalnya dikira besi biasa, Arifin sempat menarik benda tersebut sebelum menyadari adanya dua objek yang diduga kuat merupakan mortir. Menyadari potensi bahaya, ia segera menghentikan aktivitas dan melaporkan temuan itu kepada perangkat desa.

Laporan warga tersebut langsung ditindaklanjuti aparat keamanan. Petugas gabungan dari Polsek Pagu, Polres Kediri, Tim Inafis, Koramil Pagu, Satpol PP, serta Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimobda Polda Jawa Timur diterjunkan ke lokasi. Area persawahan tempat penemuan langsung disterilkan dan dipasang garis polisi guna mencegah warga mendekat.

Kapolsek Pagu AKP Kalis Joewasono memastikan hasil pemeriksaan awal menunjukkan kedua benda tersebut merupakan mortir aktif. Namun demikian, asal-usul serta kondisi detail mortir masih dalam proses pendalaman oleh tim terkait. “Kami mengamankan lokasi demi keselamatan warga. Mortir sangat berbahaya jika tersentuh atau terkena benturan,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau mencoba mengamankan sendiri benda mencurigakan yang ditemukan di lingkungan sekitar. Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat agar dapat ditangani sesuai prosedur demi mencegah risiko yang membahayakan keselamatan.

Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, khususnya saat beraktivitas di area persawahan atau lokasi terbuka lainnya, demi terciptanya rasa aman dan keselamatan bersama.(yns)