STIKES Widyagama Husada (Santri Gojlokan), Puskesmas Bantur, dan LP Ma’arif Kecamatan Bantur Bersatu Cegah Bullying di Pesantren dan Sekolah
www.krisnanews.com Malang, 25 Juni 2024 – Dalam upaya mencegah bullying di pesantren dan sekolah, STIKES Widyagama Husada (Santri Gojlokan), Puskesmas Bantur, dan LP Ma’arif Kecamatan Bantur menggelar serangkaian program pemberdayaan berbasis pesantren sehat jiwa. Program inovatif ini dipelopori oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Ners STIKES Widyagama Husada Malang, dan telah berjalan selama dua bulan dengan memberdayakan Pesantren Nurul Huda.

Program yang dikenal sebagai Santri Gojlokan ini fokus pada pencegahan masalah kesehatan jiwa di pesantren. Beberapa sesi pemberdayaan yang telah dilaksanakan mencakup psikoedukasi pesantren sehat jiwa, pelatihan komunikasi asertif untuk santri, dan pelatihan konselor sebaya. Pada tanggal 22 Juni 2024, sesi pelatihan konselor sebaya diadakan dengan kolaborasi dari Puskesmas Bantur, di mana Bapak Ns. Soebagiyono selaku Kepala Puskesmas Bantur menyampaikan materi tentang kesehatan jiwa di lingkungan pesantren dan sekolah.
Materi kedua pada sesi tersebut disampaikan oleh Bapak Ns. Ahmad Guntur Alfianto, dosen Prodi Pendidikan Ners dan pengurus LP Ma’arif Kecamatan Bantur. Beliau membahas pentingnya peran konselor sebaya dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan jiwa. Di akhir acara, mahasiswa atas nama Riski dan Jefri memberikan pelatihan tentang komunikasi dan konselor sebaya kepada peserta.
Program ini tidak berhenti di sini. Sesi selanjutnya akan membahas topik manajemen stres di pondok pesantren, yang dijadwalkan berlangsung bulan depan. Harapan dari para peserta, termasuk perwakilan pengurus pesantren di Kecamatan Bantur, adalah agar program ini bisa diimplementasikan secara menyeluruh di semua pesantren yang ada di Kecamatan Bantur. Tujuan utama adalah mencegah masalah kesehatan jiwa di pesantren, terutama terkait tradisi gojlokan, sedini mungkin.
Dengan adanya kerjasama antara STIKES Widyagama Husada, Puskesmas Bantur, dan LP Ma’arif Kecamatan Bantur, diharapkan lingkungan pesantren dan sekolah di Kecamatan Bantur dapat menjadi tempat yang lebih sehat secara fisik dan mental bagi para santri dan siswa. _Arik
