Warga Kabupaten Malang Sayangkan H.Gunawan Caleg Petahana Gagal Jadi Anggota DPRD Provinsi

Keisnanewstv.com//Malang,Warga Malang Sayangkan H.Gunawan HS,SH ,MHum Caleg Petahana Gagal menjadi anggota DPRD periode 2024 S/d 2029 hal ini terungkap setelah hasil Pemilu 2024 Rekapitulasi suara oleh KPU Se-Malang Raya sedang berjalan
Berita tentang hasil rekapitulasi suara yang sudah di sebarkan baik lewat situs resmi KPU dan media massa tetapi banyak warga yang bertanya tanya siapa saja Caleg dari Malang Raya mewakili warga masyarakat Se-Malang Raya untuk menyampaikan aspirasi ketika saat menjadi anggota DPRD Propinsi Jawa Timur nantinya .
Yang di sorot terutama oleh Warga masyarakat Malang Selatan terhadap Caleg Favorit dan sekaligus caleg petahana dari PDI H.Gunawan,HS.SH.MHum yang mana selama ini di kenal pribadi yang baik dan program program menyentuh masyarakat dan selalu turun ke bawah ringan tangan kepada warga di Dapilnya
Sugeng warga Gedangan sangat menyayangkan Abah Gunawan terdepak dari Anggita DPRD Propinsi padahal di awal perhitungan sempat leading di bandingkan semua calon yang berada di Dapil VI ,” jelasnya
Demikian halnya Umi Patukah Wonokerto mengatakan Eman bila Gunawan tidak terpilih kembali menjadi anggota DPRD propinsi Jawa Timur dan bahkan tidak yakin bila gagal pileg dalam Pemilu 2024 kali ini,ungkapnya
Dengan tidak masuknya H. Gunawan HS.SH ,M.hum membuat warga kabupatem Malang bertanya tanya penuh kecurigaan, bahkan banyak warga yang dongkol dan marah, ada permainan apa dengan semua ini dan hal ini wajar warga masyarakat beraksi apalagi sudah banyak merasakan manfaat yang diperoleh dari caleg dari PDIP tersebut baik program dan lainnya selama menjadi anggota DPRD propinsi saat ini terbukti di daerah
kabupaten Malang suaranya jauh paling tinggi .
Sementara itu terkait kemungkinan gagal terpilih kembali H.Gunawan pada Sabtu(09/03) telah berkata ada kemungkinan pergeseran suara ke Caleg tertentu dan sudah diurus oleh partai dan insya Allah tetap berjuang karena ini bukan faktor kekalahan tetapi ada indikasi kecurangan secara masif utamanya di Kota Malang ,’ ungkapnya
Dharma
