Wujud Syukur Warga, Jalan Plembang Perkul Gedangan Sepanjang 400 Meter Kini Mulus Dirabat Beton, Petani Rasakan Manfaatnya
MALANG Krisnanewstv.com – Penantian panjang warga Plembang, Dusun Perkul, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, akhirnya terwujud. Jalan yang selama bertahun-tahun menjadi akses penting bagi aktivitas pertanian dan perkebunan masyarakat kini telah selesai dibangun dengan konstruksi rabat beton sepanjang kurang lebih 400 meter.
Pembangunan melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) tersebut merupakan usulan Kepala Desa Gedangan, Hendik Krisdyanto, sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendukung aktivitas perekonomian warga.
Sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan, Pemerintah Desa Gedangan bersama tokoh masyarakat dan warga menggelar acara tasyakuran sederhana di lokasi jalan yang baru selesai dibangun, Sabtu (7/11/2026).
Suasana kebersamaan dan rasa bahagia tampak dalam kegiatan tersebut. Bagi masyarakat setempat, jalan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan akses penting yang selama ini mereka harapkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Kepala Desa Gedangan, Hendik Krisdyanto, menyampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton tersebut menjadi salah satu prioritas untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian dan perkebunan.
“Alhamdulillah, berkat kesabaran dan dukungan seluruh warga, pembangunan jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 400 meter di wilayah Perkul akhirnya tuntas 100 persen. Kami memahami bahwa jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” ungkap Hendik.
Ia menjelaskan, sebelum dibangun, kondisi jalan kerap menyulitkan warga, terutama ketika musim hujan tiba. Jalan yang berlumpur dan licin membuat aktivitas pengangkutan hasil pertanian menjadi lebih berat.
“Dulu, ketika musim panen bertepatan dengan hujan, warga cukup kesulitan mengangkut hasil bumi karena kondisi jalan becek dan licin. Sekarang akses sudah lebih baik, kuat, dan nyaman dilalui. Kami berharap pembangunan ini bisa membantu memperlancar mobilitas serta meningkatkan kesejahteraan para petani,” tambahnya.
Hendik juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan dinas terkait yang telah mendukung terlaksananya pembangunan melalui program PISEW.
Ia berpesan agar masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas tersebut supaya manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kebahagiaan juga dirasakan warga setempat. Mujiono (52), salah seorang petani di wilayah Perkul, mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini dinantikan akhirnya dapat dinikmati masyarakat.
Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya sering menjadi kendala ketika warga membawa hasil panen berupa pisang, tebu, maupun palawija.
“Kami warga Perkul sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Kades Hendik beserta jajaran pemerintah desa. Sudah lama kami memimpikan jalan yang layak seperti ini. Dulu membawa hasil panen menjadi perjuangan tersendiri, apalagi saat hujan karena kendaraan sering kesulitan melintas,” tutur Mujiono.
Ia berharap jalan yang kini sudah dirabat beton dapat membantu memperlancar aktivitas pertanian dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi.
“Acara tasyakuran hari ini menjadi ungkapan kebahagiaan kami. Semoga dengan jalan yang lebih baik, aktivitas warga semakin lancar dan perekonomian masyarakat ikut berkembang,” imbuhnya.
Acara tasyakuran kemudian ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa Hendik Krisdyanto. Tumpeng tersebut diserahkan kepada perwakilan tokoh masyarakat sebagai simbol rasa syukur atas selesainya pembangunan.
Bagi warga Plembang, Dusun Perkul, jalan sepanjang 400 meter itu memiliki arti lebih dari sekadar infrastruktur. Jalan tersebut menjadi harapan baru untuk memperlancar perjalanan menuju lahan pertanian, memudahkan pengangkutan hasil panen, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kini, harapan warga sederhana: jalan yang sudah bagus dapat terus dijaga bersama agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan hingga tahun-tahun mendatang.
(Suryadi)
