Biro Rena Polda Jatim Asistensi Satpas Polres Malang, Fasilitas Ruang Tenang bagi Kelompok Rentan Jadi Sorotan

MALANG — Peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya menyangkut kecepatan dan ketepatan layanan, tetapi juga bagaimana masyarakat merasa aman, nyaman, dan memperoleh akses yang setara. Hal inilah yang menjadi perhatian Biro Perencanaan dan Administrasi (Rena) Polda Jawa Timur saat melakukan asistensi di Satpas Prototype Polres Malang.

Kunjungan tersebut dipimpin Pembina Kasdono, S.E., M.H., selaku Kasubbagsisinfolap Bag RBP Rorena Polda Jatim, bersama tim. Asistensi dilakukan dengan meninjau secara langsung sarana, prasarana, serta mekanisme pelayanan yang tersedia di Satpas Prototype Polres Malang.

Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan pelayanan kepolisian dapat diakses masyarakat secara mudah, aman, nyaman, dan setara, termasuk bagi kelompok rentan yang membutuhkan dukungan fasilitas khusus.

Pelayanan Dinilai Cukup Baik, Sejumlah Masukan Diberikan

Dari hasil peninjauan, Kasdono menyampaikan bahwa secara umum pelayanan di Satpas Prototype Polres Malang sudah cukup baik dan memenuhi standar pelayanan publik.

“Secara umum pelayanan sudah cukup baik dan memenuhi standar,” ujar Kasdono.

Meski demikian, evaluasi tetap diperlukan agar kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan. Salah satu masukan yang disampaikan tim asistensi adalah perlunya penambahan fasilitas ruang tenang bagi masyarakat dari kelompok rentan.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang yang lebih nyaman dan kondusif bagi masyarakat yang membutuhkan suasana tenang selama menjalani proses pelayanan.

Masukan ini menjadi perhatian penting karena pelayanan publik yang inklusif tidak cukup hanya menyediakan prosedur yang jelas, tetapi juga perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dengan kondisi dan karakteristik yang beragam.

Satlantas Polres Malang Siap Tindak Lanjuti Evaluasi

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Malang AKP M. Alief Chelvin Ardhya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat dan motto Bapak Kapolri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat,” ujar AKP Alief Chelvin.

Ia menambahkan, berbagai masukan dari tim asistensi Biro Rena Polda Jatim akan menjadi bahan evaluasi untuk pembenahan pelayanan ke depan.

“Tentunya masukan-masukan dari tim asistensi Biro Rena Polda Jatim ini akan segera kami tindak lanjuti. Kami ingin pelayanan di Satpas Prototype Polres Malang terus berkembang dan semakin memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan,” tambahnya.

Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada evaluasi, tetapi juga diwujudkan melalui langkah perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi fasilitas yang tersedia.

Dorong Pelayanan Publik yang Lebih Inklusif

Melalui asistensi ini, Satpas Prototype Polres Malang didorong untuk terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana serta meningkatkan kualitas interaksi petugas dengan masyarakat.

Perhatian terhadap kelompok rentan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan yang humanis dan inklusif. Ketersediaan fasilitas yang tepat, prosedur yang mudah dipahami, serta sikap petugas yang responsif dapat membantu masyarakat mengakses layanan dengan lebih nyaman.

Ke depan, tindak lanjut atas masukan tim asistensi diharapkan semakin memperkuat kualitas pelayanan di Satpas Prototype Polres Malang.

Dengan demikian, pelayanan kepolisian tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih ramah, mudah diakses, dan menghargai kebutuhan setiap warga.

(Dk/ms)