Lead Venture 2026 MAN 2 Nganjuk, Jelajah Alam Sekaligus Bangun Jiwa Kepemimpinan
NGANJUK, Krisnanewstv.com — Belajar tentang kepemimpinan tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui alam, kebersamaan, kedisiplinan, dan pengalaman langsung, para pelajar juga dapat belajar mengenal dirinya sekaligus memahami arti tanggung jawab.
Semangat itulah yang dihadirkan dalam kegiatan “Lead Venture 2026: Explore the Wild, Build the Leadership” atau Jelajahi Alam, Bangun Jiwa Kepemimpinan yang digelar MAN 2 Nganjuk, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Latihan Dasar Kepemimpinan (LDKM) yang dirancang untuk memberikan pengalaman sekaligus membentuk karakter peserta didik agar lebih percaya diri, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
Kepala MAN 2 Nganjuk, Kasnan, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa LDKM memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar kepemimpinan sejak dini.
Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya tentang kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu memimpin dirinya sendiri, bertanggung jawab atas pilihan yang diambil, serta memberikan pengaruh positif bagi lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Kasnan juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab.
“Jadikan pengalaman selama mengikuti LDKM sebagai bekal untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, disiplin, dan mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitar,” pesannya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti ketika LDKM selesai. Nilai-nilai kepemimpinan, kata dia, perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta didik diharapkan mampu mengembangkan jiwa kepemimpinan, rasa percaya diri, tanggung jawab, kedisiplinan, serta kemampuan membangun kerja sama dengan orang lain.
Lebih dari sekadar kegiatan sekolah, Lead Venture 2026 menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar dari pengalaman. Mereka diajak memahami bahwa menjadi pemimpin bukan tentang siapa yang paling depan, melainkan siapa yang mampu bertanggung jawab, menghargai orang lain, dan berani mengambil peran untuk membawa kebaikan bersama.
Kasnan pun mengajak seluruh peserta untuk terus belajar, menggali potensi diri, serta membiasakan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebab, karakter dan jiwa kepemimpinan tidak tumbuh dalam satu malam. Ia dibentuk dari kebiasaan kecil, pengalaman, keberanian untuk belajar, serta kemauan untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik.
Penulis: Mbah Geng
