Menjelajahi ‘Hidden Gem’ Malang Selatan: Potensi Besar Pantai Jembatan Panjang dan Pesona Eco-Wisata Religi Sumur Pitu
MALANG, Krisnanewstv.com — Malang Selatan kembali menunjukkan pesona alamnya. Di balik deretan pantai yang sudah lebih dulu dikenal wisatawan, terdapat kawasan Pantai Jembatan Panjang di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, yang menawarkan pengalaman berbeda.
Kawasan ini berada di sisi timur Balekambang dan memiliki potensi wisata yang cukup beragam. Selain panorama pesisir yang masih asri, wisatawan juga dapat menjelajahi kawasan Eco-Wisata Religi Sumur Pitu, sebuah situs yang dikenal masyarakat dengan keberadaan tujuh mata air alami.
Jembatan Panjang dan Pesona Pesisir yang Masih Alami
Salah satu daya tarik yang mencuri perhatian adalah jembatan panjang yang membentang menuju kawasan pulau karang di sekitar pesisir.
Keberadaan jembatan tersebut tidak hanya menjadi akses, tetapi juga menjadi salah satu titik favorit wisatawan untuk menikmati lanskap laut sekaligus mengabadikan momen perjalanan.
Dari kawasan tersebut, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju Sumur Pitu. Situs ini dikenal dengan tujuh sumber mata air alami yang lokasinya berada tidak jauh dari garis pantai.
Suasana kawasan semakin menarik karena dikelilingi pepohonan pesisir yang rindang. Keberadaan vegetasi tersebut memberikan nuansa teduh sekaligus menghadirkan suasana berbeda dibandingkan kawasan pantai yang lebih terbuka.
Di tengah masyarakat setempat, Sumur Pitu juga berkembang sebagai bagian dari cerita dan tradisi lokal. Sejumlah pengunjung datang untuk menikmati suasana alam sekaligus mengenal nilai budaya dan cerita yang berkembang di kawasan tersebut.
Perpaduan Wisata Alam dan Budaya
Hendra (32), wisatawan asal Sidoarjo yang datang bersama kerabatnya, mengaku terkesan dengan suasana Pantai Jembatan Panjang dan kawasan Sumur Pitu.
“Suasananya benar-benar menenangkan dan berbeda dari pantai lain. Pesisirnya masih alami karena dikelilingi pohon-pohon besar yang rindang. Saat menyusuri area Sumur Pitu, udaranya juga terasa sejuk,” ujarnya.
Menurut Hendra, kawasan tersebut menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai sekaligus mendapatkan pengalaman menjelajah kawasan pesisir yang masih alami.
Pengalaman serupa disampaikan Nisa (24), wisatawan asal Malang Kota. Selain menikmati panorama, ia mengaku tertarik dengan keberadaan jembatan panjang dan kawasan Sumur Pitu sebagai lokasi untuk mengabadikan momen.
“Jembatan panjangnya sangat estetik untuk latar foto, apalagi kalau sore hari. Setelah menikmati pemandangan laut, berjalan ke area Sumur Pitu terasa lebih adem karena banyak pepohonan,” ungkapnya.
Nisa juga mengaku mencoba membasuh wajah dengan air dari salah satu sumber mata air di kawasan tersebut.
“Rasanya segar sekali. Pengalaman liburannya jadi terasa lengkap, bisa menikmati laut sekaligus menjelajah kawasan hutan pesisir,” tambahnya.
Berpotensi Menjadi Destinasi Baru
Dengan semakin berkembangnya akses dan jalur lintas selatan, kawasan Pantai Jembatan Panjang dan Sumur Pitu memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari destinasi wisata terpadu di Malang Selatan.
Perpaduan panorama laut, jembatan ikonik, kawasan pesisir yang rindang serta cerita budaya masyarakat menjadi modal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Namun, pengembangan wisata tentu perlu tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, kebersihan kawasan, keamanan pengunjung serta keberlanjutan ekosistem pesisir.
Jika dikelola secara baik dan melibatkan masyarakat sekitar, Pantai Jembatan Panjang dan Sumur Pitu berpotensi menjadi salah satu pilihan wisata alternatif bagi pelancong yang ingin menikmati sisi lain Malang Selatan.
(Suryadi)
