Program MBG Dibagikan di Desa Krebet Senggrong, Sasar Balita dan Ibu Hamil di Bululawang
Krisnanewstv.com | Malang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan kepada masyarakat. Kali ini, pembagian dilakukan di Pendopo Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Kamis (26/2/2026) pagi.
Suasana ceria tampak dari wajah para balita, ibu hamil, serta ibu menyusui yang hadir sejak pukul 08.30 WIB. Program yang merupakan inisiatif pemerintah pusat ini bertujuan memastikan pemenuhan gizi masyarakat sejak dini.
Program MBG di wilayah Bululawang diawasi langsung oleh Badan Gizi Nasional dan disalurkan melalui satuan pelayanan pemenuhan gizi setempat. Proses pengolahan makanan dilakukan di dapur umum higienis dengan standar gizi seimbang.
Menu Lengkap dan Bergizi
Paket makanan yang dibagikan tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga kaya nutrisi. Menu yang disajikan antara lain:
Nasi putih
Sayur tumis
Lauk pauk (ayam goreng atau nugget ikan)
Telur rebus
Buah segar seperti semangka atau pisang
Susu
Variasi menu tersebut disambut antusias oleh para orang tua balita yang menilai makanan yang diberikan tidak hanya lezat, tetapi juga sehat.
Tetap Berjalan Saat Ramadan
Meski memasuki bulan Ramadan, program MBG di Kabupaten Malang tetap berjalan. Berdasarkan pantauan, dilakukan penyesuaian menu menjadi makanan siap santap atau kering agar lebih praktis dan tetap higienis.
Kepala Desa Krebet Senggrong, Slamet Effendi, menyampaikan bahwa program ini membawa dampak positif bagi masyarakat desa.
> “Program MBG ini tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga menggerakkan potensi ekonomi desa di sekitar Bululawang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan pihak terkait menjadi kunci keberhasilan program dalam mencetak generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Empat Titik Pembagian
Sekretaris Desa Krebet Senggrong, M. Darussalam, menjelaskan bahwa distribusi MBG dilakukan di empat titik.
> “MBG diperuntukkan bagi balita, ibu hamil, serta ibu setelah melahirkan. Harapannya, dengan program ini kesehatan masyarakat semakin terjamin,” jelasnya.
Sementara itu, kader kesehatan Desa Krebet Senggrong, Bunda Nurrohmah, menyebutkan bahwa di Pos 2 terdapat 95 penerima manfaat, terdiri dari 75 balita dan 20 ibu hamil serta ibu pasca melahirkan.
> “Total ada empat pos pembagian di Senggrong. Semoga ke depan program ini semakin baik dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ungkapnya.
Program makan bergizi gratis ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil, demi mendukung tumbuh kembang optimal generasi masa depan. (Suryadi
