Pencak Silat NU Pagar Nusa Iringi Pembukaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Milad LAZIsnu

Malang, Pencak silat NU Pagar Nusa Desa Sumberejo Kecamatan Pagak ,Kabupaten Malang Jawa Timur iringi pembukaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad LAZIsnu bertempat di halaman rumah bapak Serka Suyib atau Bidan Lilik Susilowati Amd.Kep.RT 39 /RW 09 Dusun Bekur Desa Sumberejo Kecamatan Pagak.

Acara di awali oleh pembawa acara Ustads Subhan Hari menyampaikan,’ para ulama ,para sesepuh lebih khusus kepada sesepuh Pagar Nusa Bapak Muhammad sebagai Ketua PAC Kecamatan Pagak dan juga selaku pembina Jasmi Gondanglegi dan yang terhormat Gus Rizal beserta rekan rekan dari Jasmi terima kasih kehadiran beliau dalam ikut serta menghadiri acara Santunan Anak Yatim yang dimeriahkan oleh sahabat sahabat Pagar Nusa sekalian saya ucapkan terima kasih yang sebanyak banyaknya,” ungkap
Ustads Subhan Hari

” Yang kedua shlolawat dan salam mudah mudahan tetap berserah kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW sebagai penghulu dunia dan junjungan alam kita bacakan sholawat bersama dan terima kasih sebesar besarnya dan dalam ini saya sebagai pembawa acara kiranya tidak panjang lebar dalam menyampaikan sepatah kata ,”jelasnya

Adapun susunan acara pembukaan,kedua sambutan sambutan acara selanjutnya yaitu atraksi atau kembangan dari sahabat sahabat sekalian Pagar Nusa dan di awali pembacaan Al Fatihah yang juga merupakan Pagar Nusa silat yang handal dan tangguh yang berujung pada akhirnya adalah kita berbuah pendidikan dan Ahklatul Karimah Estika khusus jiwa Pagar Nusa kita mari kita bacakan Al Fatihah ,” jelasnya

Acara kedua yaitu Bapak Samsul Arifin selaku pembina Pagar Nusa di desa Sumberejo mengatakan ” yang kami hormati tuan rumah bapak Suyib dan sekeluarga ,para pengurus PBNU Kecamatan Pagak terima kasih kepada Subhan Hari dan hadirin semua Alhamdulillah kita semua hadir ditempat ini semoga dengan kegiatan ini adik adik semua mempunyai
kegiatan yang positif terutama dibidang Aqidah yang bener pergaulan yang benar adanya kegiatan ini digunakan sebagai ajang silaturrahim yang benar ,”terangnya

“Yang kedua semakin anda belajar semakin dewasa belajar bela diri ini bukan untuk gagah gagahan bukan untuk berbangga banggaan tetapi guna melestarikan budaya kesatrian kita dan budaya kita ,budaya ulama kita dan budaya bangsa Indonesia maka dari itu yang terpenting belajar pencak silat belajar disiplin dan belajar patuh kepada orang tua ,kepada guru tentunya belajar dan tentunya belajar bijaksana lagi di masyarakat,” pungkas Samsul Arifin

Selanjutnya Atraksi atau pertunjukan kembangan dari Ananda Aisah,dilanjutkan dengan Ananda Aska yang masih sekolah SD kelas 5 dan dilanjutkan kembangan Gus Bahar bersama rekannya, atraksi Aisah lagi kemudian Muhammad Adam atraksi dengan senjata tajam,dan Budi Purwoko dengan jurus harimau dengan penuh penghayatan dan gerak atraktif dan
sampai acara pertunjukan selesai berjalan aman dan terkendali berikutnya sehabis Mahrib akan ada pawai atau kirab obor dan akan dilanjutkan santunan anak yatim,pembagian Doorprize dan akan ada ceramah dari K.H Imam Ma’ruf.

Surya Dharma