UNWAHA siapkan mahasiswa menuju Indonesia emas

Bertempat di halaman gedung serbaguna Hasbullah Said, Tambakberas, Kabupaten Jombang pada, Minggu (13/10/2024), dilaksanakan prosesi wisudawan wisudawati 622 mahasiswa Universitas Wahab Hasbullah (UNWAHA), tahun akademik 2023 dari berbagai jurusan, dengan mengusung tema ‘Menyiapkan Sumber Daya Unggul Menuju Indonesia Emas 2045’.

Hadir dalam rapat senat terbuka, Ketua Yayasan Pesantren Bahrul Ulum KH. Hasib Wahab bersama jajaran pengurus, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum (YPTBU) yang menaungi Unwaha, Hj Hizbiyah Wahab, Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo, Calon Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Calon Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan Civitas Akademika UNWAHA Jombang.

Wisuda tahun ini bukan menjadi ajang uforia kelulusan mahasiswa UNWAHA akan tetapi, merupakan momen penting yang menegaskan komitmen universitas dalam mendukung Indonesia Emas 2045.

Rektor Unwaha Jombang Prof. Dr. Ir. H. Gatot Ciptadi, DESS, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan 622 sarjana produk Unwaha Jombang akan menyebar ke seluruh Indonesia.

“Sebagaimana idealisme yang dipilih Unwaha, ingin menghantarkan para mahasiswa berguna bagi nusa bangsa serta agama. Saya, atas nama pimpinan berharap dan berdo’a, mudah-mudahan para sarjana betul-betul bermanfaat bagi umat manusia di dunia,” kata Prof Gatot Ciptadi dalam pidatonya.

Rektor Unwaha menyampaikan, spirit yang selalu ditanamkan keluarga besar Unwaha Jombang adalah, menjadi Ulul albab, yang dalam hidupnya selalu berusaha terus menerus untuk berdzikir, berfikir dan beramal saleh. Apapun profesi dan bidang yang akan digeluti maka, selayaknya terus melakukan dan mengarahkan, dengan begitu seluruh lulusan Unwaha Jombang akan menjadi orang yang unggul dan menjadi panutan bagi umat.

“Hal ini sejalan dengan tema yang diusung pada kesempatan wisuda tahun ini yaitu, menyiapkan sumber daya unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sebagai sarjana dan kelompok terpelajar, cendekia, kata Prof Gatot, wisudawan dituntut mampu berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sarjana lulusan Unwaha, harus memiliki keunggulan, kecakapan, kedalaman spiritual.

Unggul karakternya, unggul intelektualnya dan unggul sosialnya,” ujarnya.

Prof Gatot menjelaskan, persoalan sumber daya manusia akan semakin memperoleh perhatian yang sangat serius di abad ke 21 ini. Dengan adanya arus globalisasi yang sudah mencapai puncaknya maka, pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi berkembang begitu pesat dan cepat.

“Kondisi semacam ini akan berpengaruh terhadap akselerasi perubahan di seluruh lini kehidupan manusi, baik itu bidang sosial, ekonomi, budaya politik dan pendidikan. Sehingga, hal ini tentunya perlu disikapi dan dibekali dengan keunggulan SDM,” ujarnya.

Menuju 1 abad kemerdekaan Indonesia, pemerintah telah mencanangkan visi Indonesia Emas 2045 dengan misi utama yaitu, pembangunan manusia serta penguasaan pengetahuan dan teknologi serta seni.

Sebagai pilar penting dalam mencetak generasi unggul, Prof Gatot menegaskan, unwaha turut andil dan memiliki peran penting untuk menjawab segala tantangan di masa yang akan datang, melalui penyiapan SDM yang unggul dan berkarakter mulia.

“Pada lulusan ini, tidak hanya memiliki bekal ilmu pengetahuan tetapi, juga karakter mulia dan, siap menjadi penggerak bagi kemajuan bangsa ini. Oleh karena itu, saya amat sangat berbahagia dan bangga hari ini dan tentu saja saya ucapkan selamat kepada wisudawan yang telah berhasil diwisuda,” kata Prof Gatot.

Pada kesempatan tersebut, Prof Gatot juga menyampaikan bahwa, Unwaha Jombang kini telah memiliki program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam. Unwaha telah banyak menorehkan beragam prestasi serta, mencatatkan namanya di berbagai anugerah di kancah regional, nasional hingga tingkat internasional.

“Saya berpesan, kepada seluruh wisudawan untuk terus belajar, jangan berhenti pada tahap ini. Tetap hormat dan berbakti kepada orang tua karena, kepada merekalah yang paling berjasa bagi anda semua hingga saat ini. Jangan pernah berhenti dalam berikhtiar dan berdo’a. Yang terakhir, jagalah almamater Unwaha tercinta ini,” pesannya.

Ddk