Uddin Bandulan Di Laporkan Tenggelam Basarnas Menemukan Kondisi Meninggal Di Sungai Kedung Darmo Wonorejo

Krisnanewst .Com//Kabupaten Malang, Peristiwa terjadi ada rombongan pemuda berjumlah 8 orang pergi mandi di sungai Kedung Darmo yang berada di desa Wonorejo Kecamatan Bantur Kabupaten Malang Jawa Timur pada hari Senin (16/09/2024)sekitar Pukul 14.00 WIB dan dilaporkan sekitar Pukul 16.30 WIB salah satu pemuda tersebut tenggelam berdasarkan laporan warga masyarakat .

Baca Juga:Pilkada Serentak tahun 2024 KPU Kota Kediri Membuka Rekrutmen KPPS.

Adapun yang tenggelam yang di laporkan bernama Mukhamad Sifa Uddin (Malang 21/01/1999) jenis kelamin laki laki dengan alamat jalan Bandulan gang VIII /427 RT 07/RW 01 Kelurahan Bandulan Kecamatan Sukun Kota malang Jawa Timur .

Kronologi kejadian bermula pada saat Rombongan pemuda 8 (delapan ) orang pergi ke sungai Kedung Darmo Desa Wonorejo Kec Bantur, 6 (enam) orang mandi di Sungai Kedung Darmo sedangkan 2 orang lainnya berada di sekitar sungai, selang beberapa saat kemudian 6 ( enam) orang berenang menyebarang Sungai Kedung Darmo guna menuju ketitik awal / tepian namun ditengah perjalanan korban Mukhamad Sifa Uddin tidak kuat mencapai tepian ,mengetahui hal tersebut Ryan Adi Kusuma berusaha menolong korban namun tidak berhasil dan korban tenggelam .

Kapolsek Bantur AKP Sutadi SH telah menyampaikan berdasarkan laporan warga ada orang tenggelam jajaran Polsek Bantur dan Koramil Bantur beserta staf kecamatan Bantur langsung ke tempat lokasi bersama warga masyarakat dan Basarnas serta komponen SAR dan lainnyan namun nihil sampai malam hari keesokan harinya pada hari Selasa(17/09/2024) dan pada pukul 09?00 WIB di awali apel bersama dan rapat koordinasi letak dasar sungai berdasarkan keterangan masyarakat sekitar ke dalaman 7 meter ,” tegas Kapolsek Bantur .

Sekitar Pukul 10.30 WIB Uddin Bandulan ditemukan dalam posisi meninggal dunia oleh tim Basarnas bersama para relawan dan warga masyarakat saat tim pencari korban menyelam di sungai tersebut di ke dalaman 5 meter terhimpit batu pihak keluarga korban menolak di autopsi karena menyadari kejadian tersebut merupakan kecelakaan atau musibah tidak adanya tanda kekerasan sehingga keluarga menerima kejadian peristiwa tersebut ,”terang Kapolsek Sutadi SH.

Sementara itu mewakili Basarnas Surabaya Nurhadi mengatakan kepada awak media Krisnanewstv saat di wawancara mengatakan ,” terkait wisatawan di sungai Kedung Darmo Alhamdulillah tepat tadi Pukul 09.30 WIB ditemukan di dasar Kedung kurang lebih kedalaman 5 meter kita melakukan pencarian dengan cara penyelaman begitu pak,” jelas Nurhadi

Sedangkan tim yang terlibat pencarian khususnya dari Basarnas sendiri dan juga di bantu potensi SAR relawan Malang Raya saya tidak menyebutkan satu per satu karena banyak sekali relawan dan juga potensi SAR yang ada di Malang Raya juga tergabung juga di FK 3MR Malang Raya khususnya merupakan Forum Komunikasi Potensi dan Pertolongan Seluruh Malang Raya dan untuk jenasah tadi diserahkan kepada pihak yang berwajib koordinasi dengan keluarga selanjutnya di serahkan kepada pihak keluarga dan Maskat juga di Kedung Darmo juga sangat membantu menuju akses yang begitu curam dan ekstrem kami juga terbantu oleh masyarakat Kedung Darmo ,”,” pungkasnya

Surya Dharma-stro