Tingkatkan Pemberdayaan SDM Koperasi, Dinkoperindag Banyuwangi Lakukan Studi Banding ke KDMP Clumprit Malang

Malang, Krisnanewstv.com – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi, Tim Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkoperindag) Kabupaten Banyuwangi melaksanakan kegiatan studi banding ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Randu Agung dan KDMP Clumprit di Kabupaten Malang, Senin (29/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan strategi pemberdayaan koperasi di Banyuwangi melalui pembelajaran langsung dari koperasi-koperasi binaan Dinas Koperasi Kabupaten Malang yang dinilai berhasil dalam pengelolaan dan pengembangan usaha.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Dinkoperindag Banyuwangi, R.R. Nanin Oktaviantie, S.Sos., M.Si., dan diterima oleh Ketua Pengawas KDMP Clumprit, Subur, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Turut hadir Ketua KDMP Clumprit, Nurcahyadi, S.E., beserta jajaran pengurus dan anggota koperasi.

Dalam sambutannya, Subur menyampaikan terima kasih atas kunjungan rombongan dari Banyuwangi dan menjelaskan bahwa KDMP Clumprit merupakan koperasi yang relatif baru, dibentuk sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami masih dalam proses penguatan kelembagaan sesuai regulasi pemerintah. Namun berkat kerja keras dan kekompakan tim, KDMP Clumprit mulai dikenal masyarakat luas. Pengurus kami adalah orang-orang berpengalaman dan memiliki integritas tinggi untuk memajukan koperasi ini,” ujar Subur.

Sementara itu, Kadisperindag Banyuwangi R.R. Nanin Oktaviantie berharap studi banding ini dapat menjadi ajang pembelajaran berharga.

“Kami ingin belajar dari pengalaman KDMP Randu Agung dan KDMP Clumprit. Dari sinilah kami berharap bisa menularkan semangat dan strategi pengelolaan yang baik untuk koperasi-koperasi di Banyuwangi,” tuturnya.

Ketua KDMP Clumprit, Nurcahyadi, S.E., turut memaparkan proses awal pembentukan koperasi tersebut bersama pengurus lainnya — Ali Sujud (Wakil Ketua), Dina Sri Suprajanti (Sekretaris), Ekkie Kartikasari, S.Pd. (Bendahara), Supriani (Wakil Ketua Bidang Usaha), dan Siti Rohmah (Wakil Ketua Bidang Anggota).

Dalam sesi tanya jawab, Nurcahyadi menjelaskan bahwa KDMP Clumprit saat ini telah memiliki gerai pangkalan LPG dengan kapasitas 300 tabung 3 kg per bulan, serta gerai sembako yang menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan bumbu dapur. KDMP ini juga menjadi produsen dan distributor produk unggulan desa “Beras Clumprit.”

Untuk menambah anggota, KDMP Clumprit melakukan sosialisasi di balai desa bersama perangkat, RT/RW, serta tokoh masyarakat, hingga menyasar kegiatan tahlil wanita di tingkat RT. Setelah mencapai 100 anggota pertama, koperasi mulai membuka gerai sembako dan LPG.

Dalam kesempatan tersebut, KDMP Clumprit menerima Sertifikat Penghargaan sebagai KDMP Terbaik dan Percontohan Kabupaten Malang, yang diserahkan oleh perwakilan media, Suryadi Eka Dharma, kepada Ketua KDMP Clumprit Nurcahyadi, S.E.. Acara dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata khas Banyuwangi dari Kadisperindag Banyuwangi kepada pengurus KDMP Clumprit.

Rombongan kemudian meninjau gerai KDMP Clumprit, melihat langsung aktivitas usaha, sekaligus berbelanja produk-produk lokal sebelum mengakhiri kegiatan dengan sesi foto bersama.

Kadisperindag Banyuwangi, R.R. Nanin Oktaviantie, mengaku terkesan dengan perkembangan KDMP di Kabupaten Malang.

“Kami melihat semangat dan model KDMP di sini sangat relevan dengan kondisi di Banyuwangi. Ini menjadi oleh-oleh berharga bagi kami untuk memperkuat 217 KDMP yang baru terbentuk di wilayah kami,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal kerja sama yang lebih luas antara dua daerah dalam pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis desa.

(Suryadi/Dwi – Krisnanewstv.com)