Sopir Truk Tebu Tutup Akses Jalan Raya Bululawang, PG Krebet Dinilai Lambat Terima Muatan

Krisnanewstv com Malang – Sopir truk tebu melakukan aksi penutupan akses jalan raya Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, pada Selasa (22/07/2025). Aksi ini dilakukan karena para sopir merasa kecewa dengan lambatnya proses penerimaan muatan tebu di PG Krebet.
Salah satu sopir truk tebu, Nasir, mengatakan bahwa para sopir telah menunggu antrian selama 3-4 hari, namun muatan tebu mereka tidak segera diterima oleh PG Krebet. Hal ini menyebabkan kerugian besar bagi para sopir, karena mereka tidak dapat memperoleh penghasilan yang seharusnya.

Malam itu, PG Krebet mengedarkan edaran bahwa mereka tidak menerima tebu dari luar kota untuk sementara waktu, guna mengantisipasi kemacetan dan demo dari sopir truk.
Nasir juga mengungkapkan bahwa harga tebu saat ini turun menjadi sekitar Rp 70.000, yang menyebabkan petani merana. Apalagi, petani juga kesulitan mendapatkan pupuk subsidi.
Dari kejadian ini, sangat jelas bahwa para sopir truk tebu membutuhkan solusi terbaik dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap nasib para sopir truk tebu dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini.
pewarta suryadi
