Sentuh Hati! Polres Gresik Gerak Cepat Selamatkan Ekonomi Keluarga Driver Ojol Korban Kecelakaan
GRESIK — Air mata dan rasa haru menyelimuti ruang tengah rumah Hasim (54), Rabu (16/9/2026) siang. Setelah kecelakaan membuatnya tak mampu kembali mengaspal, sebuah harapan baru tiba di depan pintu rumahnya.
Hasim, seorang driver ojek online (ojol), menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Exit Tol Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik, pada pertengahan Agustus 2026. Kaki dan tangan kanannya mengalami luka serius hingga membuatnya harus menjalani masa pemulihan panjang.
Tim medis memperkirakan Hasim membutuhkan waktu sedikitnya tiga bulan sebelum dapat kembali berjalan normal. Selama masa tersebut, aktivitasnya praktis terbatas. Bahkan untuk berpindah tempat di dalam rumah, ia harus menggunakan kursi roda yang sebelumnya disewa.

Kondisi itu tentu bukan perkara sederhana. Hasim merupakan tulang punggung keluarga. Di rumah, ia masih harus memikirkan kebutuhan istri, anak yang baru menyelesaikan kuliah, serta si bungsu yang sedang menempuh pendidikan di pesantren.
Ketika tubuhnya belum memungkinkan untuk kembali bekerja sebagai driver ojol, penghasilan pun terhenti.
Namun, kabar mengenai kondisi Hasim rupanya sampai kepada Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui dua rekan sesama ojol.
Respons pun bergerak cepat.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Kasat Lantas AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie mendatangi kediaman Hasim. Kedatangan tersebut tidak sekadar untuk melihat kondisi korban, tetapi sekaligus membawa dukungan agar Hasim tetap memiliki kesempatan untuk bertahan secara ekonomi selama masa pemulihan.
Sebuah kursi roda baru diberikan kepada Hasim. Dengan bantuan tersebut, ia tak lagi harus mengeluarkan biaya untuk menyewa kursi roda.
Yang membuat suasana semakin haru, rombongan Polres Gresik juga membawa sebuah mobil van polisi yang dipenuhi barang dagangan.
Barang-barang tersebut kemudian digunakan untuk mengisi kembali toko kelontong milik keluarga Hasim yang sebelumnya kosong karena kehabisan modal.
Langkah itu diharapkan dapat membuat roda ekonomi keluarga tetap berputar meski Hasim sementara waktu belum mampu kembali bekerja di jalan.
“Kami ingin memastikan Pak Hasim tetap memiliki kegiatan produktif dan berpenghasilan dari rumah demi keluarganya, meski sedang dalam masa pemulihan,” tutur AKBP Ramadhan Nasution.
Bagi Hasim, bantuan tersebut bukan hanya soal kursi roda maupun barang dagangan. Lebih dari itu, perhatian yang datang di tengah keterbatasannya menjadi penyemangat untuk bangkit dan kembali menata kehidupan keluarganya.
Kisah Hasim juga menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas tidak berhenti ketika sebuah kecelakaan selesai ditangani.
Menjelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Gresik Polda Jatim menunjukkan sisi lain dari tugas kepolisian: hadir mendampingi masyarakat ketika berada dalam kondisi sulit, sekaligus mendorong agar keluarga korban tetap memiliki harapan untuk melanjutkan kehidupan.
Dari jalan raya, kepedulian itu akhirnya sampai ke ruang keluarga—tempat perjuangan untuk bangkit kembali dimulai.
(Ag/Hum)
