Rekan Indonesia Apresiasi Kemenham Angkat Isu Kesehatan sebagai Agenda HAM

Jakarta, Krisnanewstv.com – Rekan Indonesia memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI yang menempatkan isu kesehatan dan gizi dalam agenda penguatan hak asasi manusia (HAM).
Ketua Umum Rekan Indonesia, Agung Nugroho, menilai langkah Kemenkumham melalui program “Bebas dari Gizi Buruk” dan “Sehat adalah Hak Semua Warga” adalah bukti hadirnya negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.
“Program ‘Gizi adalah hak, bukan bantuan’ dengan capaian 7,37 juta penerima manfaat, 2.375 dapur gizi, dan 100 ribu lapangan kerja merupakan terobosan besar. Ini tidak hanya menyentuh isu gizi, tapi juga membuka peluang ekonomi masyarakat,” ujar Agung dalam keterangannya, Selasa (30/9).
Agung juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan gratis, skrining di sekolah hingga desa terpencil, serta upaya pencegahan penyakit sejak dini. Menurutnya, langkah ini menegaskan bahwa negara hadir untuk semua warga tanpa diskriminasi.
Meski demikian, Agung memberi catatan kritis agar program tersebut tidak berhenti sebagai kampanye sesaat. “Keberlanjutan adalah kunci. Pemerintah harus menjaga alokasi anggaran, serta melibatkan masyarakat sipil dan komunitas lokal, sehingga inisiatif ini benar-benar tumbuh dari partisipasi warga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Agung menekankan bahwa kesehatan dan gizi adalah pondasi utama terciptanya keadilan sosial. “HAM bukan hanya soal kebebasan berekspresi, tetapi juga hak untuk hidup sehat dan bergizi layak. Di sinilah Kemenkumham berhasil memberi perspektif baru,” pungkasnya.(teamred)
