Hadapi Era AI, Polres Kediri Kota Bekali 55 Pelajar SMAN 4 dengan Literasi Digital

Berita Krisnanewstv.com || Kediri Kota — Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari mendorong Polres Kediri Kota untuk memperkuat literasi digital di kalangan pelajar. Edukasi tersebut dilakukan agar generasi muda tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga memahami aspek keamanan, etika, serta risiko penggunaannya.
Sosialisasi pemahaman AI digelar di SMAN 4 Kota Kediri, Senin (24/8/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut diikuti 55 siswa dan dihadiri Kepala SMAN 4 Kota Kediri Sudjiono, S.Si., M.Pd., bersama jajaran personel Polres Kediri Kota.
Dalam kegiatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Murjani, S.H., Kanit Bhabinkamtibmas Satbinmas Ipda Rusihan Ridhoi, S.H., serta sejumlah personel dari Satlantas, Bag SDM dan Satbinmas memberikan pemahaman mengenai perkembangan teknologi AI kepada para siswa.
Materi yang diberikan mencakup pengertian AI, perkembangan teknologi tersebut, serta berbagai contoh pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Para pelajar juga diperkenalkan pada potensi AI sebagai teknologi pendukung kegiatan belajar apabila digunakan secara tepat.
Namun, kepolisian turut menekankan bahwa kemudahan yang ditawarkan AI harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis. Para siswa diingatkan agar tidak menjadikan teknologi tersebut sebagai jalan pintas yang menghilangkan proses belajar, kreativitas, maupun kemampuan menyusun pemikiran secara mandiri.
Pesan utama yang disampaikan kepada pelajar adalah pentingnya menggunakan AI secara cerdas sekaligus tetap menjunjung etika. Teknologi diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan, bukan digunakan untuk menghasilkan atau menyebarkan sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Selain literasi AI, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan personel Polres Kediri Kota untuk memberikan edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Para siswa diingatkan untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, kekerasan serta tindakan lain yang dapat membahayakan diri maupun lingkungan sekitar.

Kepolisian juga mengingatkan para pelajar mengenai penerapan disiplin jam malam. Siswa diimbau sudah berada di rumah pada pukul 22.00 WIB sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan dan mengurangi potensi terjadinya gangguan maupun tindakan yang tidak diinginkan.
Perhatian juga diberikan terhadap aktivitas pelajar di ruang digital. Para siswa diminta lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, tidak mudah menyebarkan hoaks, ujaran kebencian dan konten negatif, serta menghindari tindakan perundungan secara daring atau cyberbullying.
Dalam kesempatan itu, pelajar juga diingatkan untuk menjaga keamanan data pribadi. Informasi seperti identitas maupun data pribadi lainnya tidak seharusnya dibagikan secara sembarangan di media sosial karena berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Teknologi AI harus menjadi alat untuk membantu kita berkembang, bukan digunakan untuk melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, mari menjadi generasi yang cerdas menggunakan teknologi dan bijak bermedia sosial,” menjadi pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Melalui sosialisasi ini, Polres Kediri Kota berharap para pelajar SMAN 4 Kota Kediri dapat menjadi generasi digital yang tidak hanya memahami perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, etika, kemampuan berpikir kritis dan tanggung jawab dalam menggunakannya.
Para pelajar diimbau memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan sebagai pengganti proses berpikir. Selain itu, gunakan media sosial secara bijak, jangan menyebarkan hoaks maupun melakukan cyberbullying, serta lindungi data pribadi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sumber: Humas Polresta Kediri
Jurnalis: Mohamad Yunus
