Pemerintah Kota Kediri bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Bank Indonesia Kediri, menggelar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) dan penetapan Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS) yang bertempat di aula Muktamar Lirboyo Kediri.

krisnanewstv.com KEDIRI – Awal permulaan di Kota Kediri ada kawasan kuliner halal yaitu soto Tamanan Kota Kediri. Setelah Soto Tamanan, berharap nantinya akan muncul kawasan-kawasan lain seperti kawasan kuliner halal Jalan Doho, kawasan kuliner Kusuma Bangsa dan dimungkinkan seluruh kota Kediri.

Walikota Kediri ABDULLAH ABUBAKAR saat ditemui REPORTER KRISNANEWSTV.COM PIHAKNYA MENGATAKAN , penetapan Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS) ini harapannya agar wisatawan yang ada di Kota Kediri, tidak ragu lagi dengan kuliner Kota Kediri yang sudah berlabel Halal. Diharapkan, kedepannya akan semakin banyak tempat kuliner di Kota Kediri yang berlabel KHAS.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur DODDY ZULVERDY mengatakan, pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur sangat besar. Mengingat di Jawa Timur banyak pondok pesantren. Sehingga UMKM yang berbasis ekonomi syariah sangat mudah dikembangkan menjadi lebih besar lagi.

Setelah membuka Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) di aula Muktamar Lirboyo Kota Kediri, Walikota Kediri bersama Kepala Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dan Kepala Kantor wilayah Bank Indonesia Kediri, melihat langsung stand UMKM

Reporter hariyadi kediri