Kompolnas Visitasi Polrestabes dan Polres Semarang, Inovasi Pelayanan hingga Pemberdayaan Masyarakat Jadi Sorotan

SEMARANG, krisnanewstv.com – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan visitasi Kompolnas Awards 2026 di wilayah hukum Polda Jawa Tengah dengan mengunjungi Polrestabes Semarang dan Polres Semarang, Rabu (26/8/2026).

Visitasi dipimpin Anggota Kompolnas sekaligus Ketua Tim Visitasi, Dr. Yusuf, S.Ag., S.H., M.H., bersama Dewan Juri Eksternal Kompolnas Awards 2026 dan jajaran Sekretariat Kompolnas.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk melihat secara langsung berbagai inovasi pelayanan, kemitraan, pemberdayaan masyarakat, hingga program yang dikembangkan jajaran kepolisian di lapangan.

Di Polrestabes Semarang, sejumlah inovasi menjadi perhatian, salah satunya aplikasi pelayanan publik LIBAS yang dilengkapi berbagai fitur, seperti tombol darurat SOS, Polisi RW, Tim Elang, hingga Patroli Perintis Presisi.

Pelayanan yang inklusif juga menjadi salah satu aspek yang ditinjau. Polrestabes Semarang menyediakan sejumlah fasilitas ramah penyandang disabilitas, antara lain ramp kursi roda, toilet khusus, dan tactile paving.

Tak hanya sektor pelayanan publik, Polrestabes Semarang juga menunjukkan dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat melalui penempatan pospol subsektor di Kawasan Industri Candi.

Patroli keamanan dilakukan untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk premanisme dan pungutan liar di kawasan industri.

Dalam aspek lingkungan, Polrestabes Semarang menerapkan konsep green office. Salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi ASTINA untuk mendukung paperless investigation, pengelolaan sampah, serta efisiensi penggunaan energi listrik.

Penguatan kemitraan juga dilakukan dengan berbagai lembaga dan unsur masyarakat, mulai dari TNI, Satpol PP, Bapas, Dinsos, Mall Pelayanan Publik Kota Semarang, KPU, Pengadilan Agama, UNNES, Bulog, Dinas Pertanian, PT Pos Indonesia hingga pelaku usaha.

Kemitraan tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan masyarakat, penanganan perkara anak, ketahanan pangan, hingga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Seni dan Budaya Jadi Sarana Pemberdayaan

Sementara itu, di Polres Semarang, Tim Visitasi diterima Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo, S.I.K., M.Si., bersama unsur Forkopimda, stakeholder, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta pegiat seni dan budaya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah nominasi kategori perseorangan kelompok Prosperity atas nama Briptu Adi Qori Kurniawan.

Personel Polri tersebut aktif mengembangkan seni dan budaya melalui Sanggar Sarasvati Widiasmara Art di Kabupaten Semarang dan Wonosobo.

Sanggar tersebut tidak hanya menjadi tempat belajar seni tari, drama, dan musik. Lebih jauh, kegiatan yang dilakukan juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi generasi muda.

Pendampingan terhadap anak-anak, termasuk penyandang disabilitas, turut dilakukan melalui berbagai kegiatan seni. Aktivitas tersebut sekaligus diarahkan sebagai upaya mencegah kenakalan remaja dan kriminalitas dengan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi secara positif.

Ketua Tim Visitasi Kompolnas Awards 2026, Dr. Yusuf, mengatakan visitasi dilakukan untuk memastikan secara langsung bahwa berbagai program dan inovasi kepolisian benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Visitasi ini kami lakukan untuk melihat secara langsung bagaimana program dan inovasi yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga bagaimana pelayanan, kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat itu dilaksanakan di lapangan,” ujar Dr. Yusuf dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, inovasi kepolisian dapat berkembang sesuai karakteristik dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Yang kami lihat di Semarang cukup beragam. Ada inovasi pelayanan publik, perhatian terhadap kelompok disabilitas, dukungan terhadap kawasan ekonomi, kepedulian terhadap lingkungan, penguatan kemitraan, hingga pemberdayaan masyarakat melalui seni dan budaya,” katanya.

Ia menilai berbagai praktik baik tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehadiran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

Dr. Yusuf berharap inovasi yang telah berjalan tidak berhenti sebagai program semata, tetapi terus dikembangkan dan dapat menjadi inspirasi bagi satuan kerja kepolisian lainnya.

“Kompolnas Awards bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga bagaimana praktik-praktik baik yang sudah dilakukan dapat terus dipertahankan, dikembangkan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.

Visitasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Kompolnas Awards 2026 untuk melihat secara langsung kinerja, inovasi, pelayanan, kemitraan, serta kontribusi satuan kerja dan personel Polri dalam menjalankan tugas sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.yn/hum