Jembatan Semampir Kediri Ditutup Total Mulai 15 September, Rehabilitasi Diperkirakan Rampung Dua Bulan.

[Berita Krisnanewstv.com], KEDIRI – Mulai 15 September 2025, Jembatan Semampir di Kota Kediri resmi ditutup total untuk proses rehabilitasi. Penutupan ini merupakan bagian dari program perbaikan struktur jembatan yang sudah direncanakan sejak 2024, menyusul ditemukannya kerusakan dan lendutan yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Rehabilitasi ini dijadwalkan berlangsung hampir dua bulan dan ditargetkan selesai pada 12 November 2025. Perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar jembatan kembali layak digunakan dalam jangka panjang dan mampu menahan beban lalu lintas yang padat.
Untuk mengantisipasi dampak penutupan, Pemkot Kediri bekerja sama dengan BBPJN Jatim-Bali serta Satlantas Polres Kediri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Menurut Iptu Murnianto, kendaraan besar dari arah Kertosono menuju Prambon atau Warujayeng akan dialihkan melalui Jembatan Papar atau Jembatan Jongbiru. Sementara kendaraan dari arah Tulungagung dapat melewati Jembatan Wijaya Kusuma, Jembatan Bandar Ngalim, atau Jembatan Brawijaya (khusus kendaraan kecil).
Adapun bus antarkota juga mendapat pengalihan jalur.
Rute Tulungagung – Surabaya: dialihkan melewati Simpang Tiga Jetis – Terminal Lama Kota Kediri – Simpang Empat Alun-Alun Kota Kediri – Terminal Tamanan – kemudian keluar ke arah Surabaya.
Rute Surabaya – Tulungagung: bus dialihkan melalui Simpang Tiga Kantor Pos Kediri – Kodim – Simpang Empat Baptis – Terminal Lama – Alun-Alun Kota Kediri – kemudian belok kiri menuju Tulungagung.
Pemkot Kediri mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan perjalanan sejak dini agar tidak terjebak kemacetan. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam program perbaikan ini.(myn)
