Gelar Rakor di Polres Malang, Muspika Sumawe Matangkan Pengamanan 48 Peserta Druju Culture Carnaval 2026
MALANG krisnanewstv.com — Pemerintah Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) bersama Pemerintah Desa Druju mematangkan persiapan pengamanan Druju Culture Carnaval 2026 melalui rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral yang digelar di Polres Malang, Rabu (9/9/2026).
Rakor tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan rangkaian agenda budaya yang diperkirakan menyedot perhatian masyarakat tersebut dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 48 peserta telah terdaftar untuk ambil bagian dalam arak-arakan seni dan budaya. Banyaknya peserta serta mobilitas massa di sepanjang jalur kegiatan membuat aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas menjadi perhatian utama.
Dalam rakor, jajaran Polres Malang turut memberikan perhatian terhadap pemetaan titik rawan kemacetan, rekayasa lalu lintas, hingga penempatan personel di sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan pengamanan.
Camat Sumbermanjing Wetan, Nurul Huda, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Malang dalam mempersiapkan pengamanan kegiatan tersebut.
Menurutnya, tingginya jumlah peserta harus diimbangi dengan kedisiplinan seluruh pihak agar kreativitas masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum maupun kenyamanan pengguna jalan.
“Hari ini kami berkoordinasi langsung di Polres Malang bersama perwakilan Muspika untuk merumuskan teknis pengamanan. Dengan partisipasi 48 peserta, fokus utama kita adalah ketertiban umum. Kami mendukung penuh kreativitas warga, namun saya menegaskan kembali instruksi Kapolres dan aturan wilayah terkait jam operasional serta batasan volume sound system,” tegas Nurul Huda.
Ia berharap seluruh peserta dapat mematuhi ketentuan yang telah disepakati sehingga Druju Culture Carnaval 2026 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga aman dan kondusif.
Senada, Kepala Desa Druju, H. Mujiono, S.Pd., menegaskan kesiapan pemerintah desa bersama panitia untuk melakukan pengawasan terhadap seluruh rombongan peserta selama prosesi berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih atas atensi dan pengawalan langsung dari Polres Malang serta Pak Camat. Rencana teknis untuk mengakomodasi 48 peserta ini sudah matang. Melalui sinergi di rakor hari ini, kami berkomitmen menjaga seluruh rombongan agar tetap tertib di dalam jalur kegiatan sehingga pesta budaya Druju Culture Carnaval 2026 ini berjalan sukses tanpa mengorbankan kenyamanan hak-hak pengguna jalan lainnya,” ujar H. Mujiono.
Hasil rakor juga membahas sejumlah aspek teknis, mulai dari pengaturan waktu kegiatan, pembagian zona parkir pengunjung, pengamanan jalur, hingga penempatan personel kepolisian di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan arus lalu lintas.
Sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia, kepolisian, serta unsur terkait diharapkan mampu menjadi kunci sukses penyelenggaraan Druju Culture Carnaval 2026.
Dengan 48 peserta yang telah terdaftar, perhelatan budaya tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan kekayaan budaya lokal, sekaligus tetap mengedepankan ketertiban, keselamatan, dan kepentingan masyarakat umum.
(Suryadi)
