Festival Seni Tari dan Budaya Nusantara Gegerkan Desa Clumprit, 32 Kontingen Tampilkan Pesona Budaya
Krisnanewstv.com | MALANG — Suasana Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Sabtu (8/8/2026), berubah semarak. Puluhan penampil dari berbagai kontingen menyuguhkan ragam seni tari dan budaya Nusantara dalam Festival Seni Tari dan Budaya Nusantara.
Festival tersebut digelar sebagai bagian dari tasyakuran Desa Clumprit sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mengusung semangat budaya untuk menyatukan masyarakat dan membangun desa, kegiatan berlangsung meriah. Sebanyak 32 kontingen ambil bagian dengan menampilkan beragam kesenian dan budaya yang menjadi kekayaan Nusantara.

Ketua panitia, Nuryakin, mengatakan Festival Seni Tari dan Budaya Nusantara bukan sekadar kegiatan hiburan. Festival ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap dua tahun sekali sebagai ruang bagi masyarakat untuk terus menjaga dan mengenalkan seni budaya kepada generasi berikutnya.
“Festival ini menjadi wadah masyarakat untuk berkesenian sekaligus menjaga budaya agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.
Semarak festival semakin terasa dengan hadirnya Paskibra dan drum band yang turut mengiringi rangkaian kegiatan. Antusiasme masyarakat pun terlihat sepanjang acara.

Sejumlah unsur Forkopimcam Pagelaran turut hadir, di antaranya Camat Pagelaran Elin Vikawati, S.STP., M.M., Kapolsek Pagelaran AKP Umarji, S.H., serta Danramil Pagelaran Kapten Inf. Supi’i.
Kepala Desa Clumprit Subur, bersama para kepala desa se-Kecamatan Pagelaran, juga turut hadir menyaksikan langsung kemeriahan festival.
Lebih dari sekadar panggung pertunjukan, Festival Seni Tari dan Budaya Nusantara menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan warga. Seni dan budaya dipertemukan dengan semangat gotong royong, menciptakan ruang interaksi yang mempererat persaudaraan masyarakat.
Dari Desa Clumprit, pesan itu kembali ditegaskan: budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi kekuatan untuk menyatukan masyarakat dan membangun desa di masa depan.
Festival pun menjadi bukti bahwa ketika masyarakat bergerak bersama, tradisi tidak hanya dilestarikan, tetapi juga mampu menjadi energi positif bagi kehidupan desa.
KrisnanewsTV.com — Mengabarkan dari masyarakat, untuk masyarakat.
Arifpin
