DPRD Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Bantur, Dorong Mobilitas dan Ekonomi Warga

Krisnanewstv.com // Malang – Kabupaten (Pemkab) Malang bersama DPRD Kabupaten Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur desa. Kali ini, jalan rabat beton sepanjang 500 meter dengan lebar 3 meter dibangun di Dusun Durmo, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Pemerintah kabupaten Malang. Kamis (4/9/2025)

Proyek ini merupakan realisasi dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Fraksi NasDem, Abdul Ghofur, dengan anggaran sebesar Rp 300 juta yang bersumber dari APBD.

Abdul Ghofur menegaskan bahwa program pokir merupakan instrumen strategis dalam menjawab aspirasi masyarakat. “Dana APBD bisa dialokasikan untuk merealisasikan pokir, seperti pembangunan jalan, drainase, fasilitas umum, maupun bantuan untuk UMKM,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan dinas teknis, seperti Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK), agar pelaksanaan proyek sesuai regulasi dan kebutuhan warga.

Kepala Desa Bantur, Nanang Kosim, menyambut baik pembangunan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kondisi jalan sebelumnya sangat memprihatinkan dan kerap menghambat aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian. “Kalau jalannya bagus, otomatis transportasi jadi lancar. Warga juga lebih mudah beraktivitas,” tuturnya saat ditemui di lokasi proyek.

Nanang juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Malang dan DPRD, khususnya Abdul Ghofur, atas perhatian terhadap infrastruktur desa. “Ucapan banyak terima kasih pada Pemkab Malang dan anggota dewan DPRD, khususnya kepada Pak Abdul Ghofur yang telah menurunkan pokir ke Desa Bantur, Dusun Durmo,” tambahnya.

Sambutan positif juga datang dari warga setempat. Fatkhur Roji, salah satu warga Dusun Durmo, berharap pembangunan serupa dapat terus berlanjut. “Harapan kami ke depan pembangunan jalan seperti ini bisa terus dilanjutkan, terutama di wilayah-wilayah yang masih belum tersentuh,” ujarnya.

Dengan hadirnya jalan rabat beton yang lebih layak, diharapkan mobilitas warga meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Bantur.

(dwi)