CCTV MASYARAKAT ,Baliho Besar Sanusi Di Sorot Warga Tidak Etis Pemasangan Dan Membahayakan Pengguna Jalan
Krisnanewstv .Com//Kabupaten Malang, CCTV masyarakat Kabupaten Malang sudah mulai bergerak dan salah satunya menjadi sorotan adalah Baliho besar Sanusi di sorot warga tidak Etis pemasangannya karena di pasang 1 Minggu sebelum penetapan calon dan juga bisa membahayakan pengguna jalan hal ini terungkap berdasarkan komentar miring para warga masyarakat pada hari Kamis,(19/09/2024).
Baca Juga:Kodim 0818/Malang-Batu gelar Technical Meeting Lomba PBB Piala Panglima TNI

Seperti kita ketahui Drs HM Sanusi ,MM di Pilkada 2024 turut serta sebagai bakal calon bupati sebagai Incumbent akan tetapi berdasarkan keterangan warga masyarakat yang melihatnya menurut Sutrisno mengaku warga Kepanjen yang lewat mau ke pantai melihat baliho besar Sanusi bergumam,” seandainya tidak mencalonkan diri sebagai Bupati atau tidak waktu mendekati Pilkada 2024 tidak masalah tetapi ini di pasang kurang seminggu dari penetapan calon bupati saya rasa secara etika politik tidaklah pantas karena pemasangan dilakukan oleh Kominfo pemerintahan Kabupaten Malang dan coba sampean lihat mas balihonya besar dan penempatannya juga membahayakan orang yang lewat dan itu bisa kena kabel atau aliran listrik PLN dan seakan akan ada rasa ketakutan kalah sebelum bertarung coba sampean cek waktu saya lewat hampir tiap desa di pasang saya yakin itu pakai anggaran negara,” jelasnya
Baca Juga:Rapat Pleno Terbuka KPU Rekapitulasi DPT Pilgub Dan Pilbub 2024
Saat di tanya kepada warga yang ada di sekitar tempat baliho terpasang Said mengatakan,” Kalau atas nama sebagai Bupati Malang tidaklah masalah mas dan yang jadi masalah adalah cara pasang tidak tepat bisa lihat letaknya roboh akan mengenai orang antara penyanggah dan baliho besar sekali ” ungkapnya
Saat di pantau di lapangan oleh awak media memang terlihat dari arah Gondanglegi menuju pantai atau Purboyo ke arah Donomulyo pemasangannya rawan resiko timbulkan masalah bahkan ada salah satu baliho ada indikasi ada yang merusak dan membahayakan pengguna jalan.
Saat di konfirmasi lewat WA terkait pemasangan kepada Kadis Kominfo dan Sekda Kabupaten Malang sampai berita ini di rilis belum ada jawaban terkait pemasangan baliho ini.
Surya Dharma
