Bagus Romadon Hadiri WOST Bersholawat, Gus Rismi Haitami Azizi Sampaikan Pesan tentang Keikhlasan
KEDIRI, Krisnanewstv.com — Suasana religius dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan WOST Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Majelis Ta’lim & Sholawat Ahmad Maulana tersebut berlangsung di kediaman Bapak Ridwan (Samirin), RT/RW 02/02, Desa Sentul, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Kediri. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Ketua Relawan Kesehatan Indonesia Jawa Timur, Bagus Romadon.
Hadir sebagai pendakwah, Gus Rismi Haitami Azizi, S.H., yang juga merupakan pendiri Majelis Ta’lim & Sholawat Ahmad Maulana. Dalam tausiyahnya, Gus Rismi mengajak jamaah untuk memahami kembali makna keikhlasan dalam menjalani kehidupan dan berbuat baik kepada sesama.
Menurutnya, keikhlasan menjadi salah satu kunci penting dalam kehidupan. Setiap kebaikan hendaknya dilakukan bukan semata-mata demi mendapatkan pujian, penghargaan, ataupun balasan dari manusia.
“Kadang kita berbuat baik tetapi tidak dihargai, membantu tetapi tidak diingat, bahkan berkorban tetapi tidak diketahui. Jangan kecewa. Jika niat kita karena Allah, maka tidak ada kebaikan yang sia-sia.”
Gus Rismi juga mengingatkan agar seseorang tidak berhenti berbuat baik hanya karena tidak mendapatkan apresiasi dari orang lain. Sebab, setiap amal yang dilakukan dengan niat tulus tetap memiliki nilai di hadapan Allah SWT.
“Teruslah berbuat baik. Tidak perlu menunggu orang lain melihat. Cukup Allah yang mengetahui,” pesannya.
Bagus Romadon: Keikhlasan dan Kepedulian Harus Berjalan Bersama
Sementara itu, kehadiran Bagus Romadon menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga.
Bagus menilai pesan tentang keikhlasan yang disampaikan Gus Rismi sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih bagi mereka yang selama ini aktif memberikan pelayanan dan membantu masyarakat.
Menurutnya, semangat pengabdian tanpa pamrih perlu terus ditanamkan agar kepedulian sosial tidak hanya berhenti pada kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Keikhlasan mengajarkan kita untuk tetap berbuat baik meskipun tidak selalu mendapatkan penghargaan. Yang terpenting adalah niat dan manfaat yang kita berikan kepada masyarakat,” ujar Bagus Romadon.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan WOST Bersholawat yang tidak hanya menjadi momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah, silaturahmi, dan kepedulian sosial.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Lantunan sholawat serta tausiyah menjadi pengingat bersama agar keteladanan dan akhlak Rasulullah SAW terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada akhirnya, pesan tentang keikhlasan menjadi inti dari kegiatan tersebut: tetap berbuat baik, tetap peduli, dan terus memberi manfaat, meskipun kebaikan itu tidak selalu terlihat atau mendapat balasan dari manusia.
