Aliansi Mahasiswa IAIN Kediri TUNTAS gelar konsolidasi terbuka

Krisnanewstv com kediri //Konsolidasi aksi oleh Aliansi mahasiswa IAIN Kediri telah dilaksanakan di warung Cinarito kopi pada hari Sabtu jam 13.00. Konsolidasi ini dihadiri oleh banyak perwakilan elemen mahasiswa dengan antusias mulai dari ormek, Dewan Mahasiswa, juga UKM UKK.
“Kegelisahan mahasiswa terhadap bobroknya kampus IAIN Kediri telah terpendam sekian lama, Dan hari ini karna dampak efisiensi anggaran semua rasa muak sudah tidak bisa dipendam lagi, sehingga bukan hanya menyoal dampak efisiensi namun banyak masalah urgent yang kita angkat” – Ujar YM selaku koordinator lapangan Aksi sekaligus Ketua Dema IAIN Kediri.

Hal tersebut menjadi latar belakang terlaksananya Aksi pada hari Rabu nanti pada tanggal 26 Februari 2025. Berdasarkan hasil konsolidasi di Cinarito kopi ini disepakati beberapa tuntutan yaitu :
- Transparansi pemetakan anggaran kampus sebagai penyikapan efisiensi anggaran
- Diberikan kejelasan program BTQ yang carut marut
- Diberikan kejelasan tentang transformasi IAIN ke UIN Syekh Wasil Kediri
- Dibuatkan sk yang berisi tindakan tegas terhadap pelaku pelecehan seksual
- Adanya pembenahan pelayanan IAIN Kediri baik dari pelayanan tingkat Institut hingga tingkat fakultas.
Jumlah masa aksi ini kurang lebih sekitar 700 mahasiswa yang terdiri dari seluruh elemen mahasiswa tanpa terkecuali dan sepakat untuk tidak menggunakan embel embel lembaga masing masing, dan seluruhnya hanya akan pakai 1 nama yaitu aliansi mahasiswa IAIN Kediri.
Adapun perlengkapan yang akan dibawa oleh masa aksi ini adalah.
- Sound sistem 2 truk serta beberapa sound kecil
- Banner yang ditulisi pilox kira kira sejumlah 7
- Poster yang tak terhitung jumlahnya
- Ban bekas yang akan dibakar sejumlah 5
Melihat jumlah perlengkapan aksi yang dibawa serta jumlah masa aksi diperkirakan aksi ini akan cukup besar, mengingat tuntutan yang begitu krusial, dan bobroknya kampus IAIN Kediri yang sedang menuju UIN ini, dengan tegas teman teman mengatakan “AKSI INI WAJIB DILAKSANAKAN”.
team red
