Nahkoda Kapal Sekoci “FAUZAN 02″Asal SinjaiSulawesi Selatan Meninggal

Krisnanews tv.com//Kabupaten Malang , Belum selesai masalah Ahmad Syarif Nelayan Pekalongan karena sakit dan akhirnya saat perawatan meninggal dunia di Rumah Sakit Cakra Husada tadi malam , pada hari Minggu 12 Mei 2024 Pukul 13.00 WIB Satpolairud Polres Malang telah menerima laporan lagi dari Bahrun, pengurus kelompok nelayan “Rukun Jaya” Sendangbiru bahwa Nahkoda ada Nelayan atau Nahkoda kapal sekoci “Fauzan 02” meninggal dunia karena sakit di rumah sakit Wava Husada Kepanjen setelah merasakan sakit di kos – kosan dan oleh anak buah kapal serta pengurus kelompok nelayan di evakuasi ke Rumah Sakit Wafa Husada Kepanjen.

Adapun identitas korban saat diadakan tindakan pertolongan bernama Umar asal Sinjai (04/04/1974) beragama Islam dan pekerjaan : Nelayan beralamat Dusun Bainang Desa Kaloling Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan.

Adapun kronologi menurut AKP Slamet Subagyo,S.Sos saat diminta konfirmasi terkait hal tersebut menyampaikan bahwa pada hari Sabtu (11 /05/2024) sekitar Pukul 20.00 WIB diketahui korban merasakan pusing dan muntah – muntah di kos – kosan, selanjutnya oleh anak buah kapal yaitu Anwar dan Haryanto memberikan pertolongan segera menuju pengurus kelompok nelayan yang berada di Pelabuhan Pondok Dadap Sendangbiru Kecamatan Sumbermanjing Sumbe Wetan Kabupaten Malang,” jelas Kasatpol Airud Polres Malang

“Setelah itu selanjutnya Korban UMAR segera diberikan pertolongan dengan membawa ke rumah sakit Wava Husada Kepanjen kemudian pada hari
Minggu 12 Mei 2024, Pukul 13.00 WIB, Korban UMAR dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen karena sakit ,”

“Korban saat ini masih dalam proses pemulasaraan di RS Saiful Anwar Malang karena pihak keluarga memohon agar Jenazah Korban UMAR dibawa pulang ke Sulawesi Selatan.”

ABK Anwar dan Hariyanto kepada Satpolairud menerangkan bahwa sebelumnya Korban tidak mengeluh apa apa namun baru saat itu Korban sakit dan kemudian dilarikan kerumah sakit Wava Husada Kepanjen dan ketika masih menjalani perawatan intensif di UGD Rumah Sakit Wava Husada Korban tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia Pada Hari Minggu, tanggal 12 /05/024, sekitar Pukul 13.00 WIB dan atas kejadian Kemudian pihak pengurus langsung memberikan informasi ke Satpolairud Polres Malang.

Tindakan reaksi cepat dilakukan oleh Kasatpolairud Polres Malang AKP Slamet Subagyo ,S.Sos bersama anggota Quick respon evakuasi korban ke rumah sakit Wava Husada Kepanjen dengan koordinasi stake holder terkait
serta melaporkan kejadian kepada Pimpinan dan rencana jenasah akan diberangkatkan ke kampung halamannya lewat udara.

Dharma