Ketika Kita Lupa Bhinneka Tunggal Ika Masih Ada Di Kotomi Naturalisasi Dan Lokal
OPINI
Korwil Krisnanewstv.com Suryadi Eka Dharma
Krisnanewstv.com//Kabupaten Malang,Saat ini masih gencar gencarnya di Kotomi pemain naturalisasi dan lokal pride yang selalu di dengungkan oleh orang orang yang merasa sebagai pemain yang hebat masa lalu dan masa kini ataupun merasa membawa sebuah timnas bisa menjuarai sebuah kejuaraan dan bertepuk dada yang pada intinya buat apa naturalisasi kalau lokal sudah bagus dan bahkan ada pengamat mengatakan buat apa naturalisasi menghambur hamburkan uang kalau tidak berprestasi dan sama saja sedangkan dengan pemain lokal atau pelatih lokal bisa meraih juara.

Bahwa Indonesia merdeka itu semua berkat para pejuang kita berbagai etnis dari Sabang sampai Merauke dan menjadi satu kesatuan Bhinneka Tunggal Ika ada di lambang Garuda yang mencerminkan Indonesia berbeda beda tetapi tetap satu ini ketika kita lupa di kotonomi naturalisasi dan lokal bukankah warga negara Indonesia ketika ber KTP Indonesia mempunyai kewajiban dan hak yang sama sebagai warga negara Indonesia di manapun berada berhak memberikan yang terbaik untuk negara Indonesia.
Salah satunya lewat berjuang mengharumkan Indonesia lewat sepak bola lihatlah para pemain Indonesia yang berada di luar negeri dari Nathan ,Hubner dan Rafail rela datang jauh jauh demi membela timnas yang di cintainya dan lihatlah permainannya jatuh bangun untuk meraih kemenangan dari babak penyisihan melawan tuan rumah Qatar di zalimi kalah 2/0 lalu melawan Australia menang 1/0 kemudian melawan Yordania menang besar 4/1 dan di perempatan final mengalahkan Korsel dari 2/2 perpanjangan waktu akhirnya menang drama adu penalti skor 11/10.

Hari ini Senin (29/04/2024) akan melawan timnas Uzbekistan U23 semoga timnas U23 menang maka secara otomatis tiket menuju olimpiade Paris bisa di genggam dan juga bisa melaju di Grand Final Piala Asia U 23 di Qatar semoga timnas U23 menang sesuai harapan jutaan rakyat Indonesia saatnya bersatu untuk Indonesia bisa juara kalau bukan sekarang kapan lagi Garuda di dadaku dan kibarkan merah putih untuk menjadi yang terbaik.
Abaikan komentator yang hanya menurunkan hasrat juara saatnya fokus mencapai tujuan yang di harapkan tetap rendah hati ,pantang menyerah dan semangat berikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia yang harus kemenangan dan juara Piala Asia U23 pasti bisa dengan kerja keras bersama STY ,lihatlah STY membenahi bendera kecil agar tetap kokoh dan berdiri tegak apalagi kita sebagai pemain berdarah Indonesia berjuang sampai titik darah penghabisan dan doa yang terbaik dari rakyat Indonesia meng-supportmu.
Dharma
