“SIAP SIAP MELUNCUR! JALAN LEBAR DAN IMPIAN MASYARAKAT BANTUR SEGERA TERWUJUD”

Krisnanews.com – Bantur Malang
Pada hari Rabu, tanggal 21 Februari, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Kecamatan Bantur telah sukses diselenggarakan di Balai Pamitran Gereja Wonorejo, Desa Wonorejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Acara ini menjadi momentum penting dalam menyusun rencana pembangunan yang sinergis dan berkelanjutan untuk tahun 2025, dengan tema “Sebagai Upaya Pemantapan Rencana Pembangunan Desa, Kecamatan, dan Kabupaten Malang menuju Malang Makmur.”

Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Muspika Bantur seperti Camat Bantur Bayu Jatmiko, S.STP, Kapolsek Bantur AKP Sutadi SH yang diwakili oleh Aipda Ali Pujianoko, dan Danramil 0818-12/Bantur Kapten Infantri Suwondo. Turut hadir pula Kepala BAPPEDA yang diwakili oleh Herman Hidayat, S.Kom, M.AP, Kepala Bidang Pemerintahan Pembangunan Kabupaten Malang, Kepala Desa se-Kecamatan Bantur, Ketua PKK, delegasi desa, seluruh Kepala UPT, PDJaya Yasa, Kepala SMP/SMA, Perwakilan BPD, dan elemen masyarakat lainnya.

Herman Hidayat, S.Kom, M.Ap, dalam sambutannya, menekankan bahwa Musrenbang Kecamatan Bantur merupakan langkah penting dalam pemantapan rencana pembangunan untuk tahun 2025, dengan harapan terwujudnya sinergi dan kelangsungan pembangunan.

Camat Bantur Bayu Jatmiko, S.STP, mengungkapkan bahwa terdapat 90 usulan yang tercatat dalam SIPD Pemkab Malang. Ia berharap agar usulan-usulan tersebut dapat direalisasikan pada tahun 2025, terutama terkait dengan pelebaran jalan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk media massa, yang telah membantu dalam menyuarakan informasi yang tajam dan terpercaya kepada masyarakat.

Dalam Musrenbang tersebut, Camat Bantur juga mengangkat isu terkait Dam/rolak yang jebol sejak tahun 2019 di perbatasan Desa Pringgondani dan Desa Bantur. Dam ini sangat penting di sektor ketahanan pangan di wilayah tersebut. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun kecamatan Bantur agar bisa berkembang dan maju bersama. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan masalah yang terjadi di lapangan kepada pemerintah desa atau kecamatan, sehingga solusi dapat dicari bersama.

Rangkaian Musrenbang ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun keterlibatan masyarakat dan menyusun rencana pembangunan yang berdaya dukung dari semua pihak untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik di Kecamatan Bantur.
Arik