“DEMI 4 SISWA DI PESISIR PANTAI MALANG SELATAN, SETIAP HARI GURU SMP PGRI 1 BANTUR RELA TEMPUH PERJALANAN PULUHAN KILOMETER”

Krisnanews.com
Kabupaten Malang Selatan, 6 Februari 2024
Dewan guru SMP PGRI 1 Bantur menunjukkan semangat luar biasa dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak pinggiran pantai Malang Selatan. Meskipun harus menempuh perjalanan puluhan kilometer setiap hari, mereka tetap bertekad untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak yang hidup di pesisir pantai.

Kisah ini dimulai dengan kehadiran lima anak dari latar belakang keluarga yang beragam, tinggal di pinggiran pantai tanpa akses pendidikan yang memadai. Meskipun salah satu anak sudah putus sekolah, dewan guru SMP PGRI memutuskan untuk memberikan pendidikan dengan datang langsung ke lokasi mereka.

Kepala sekolah SMP PGRI 1 BANTUR, ARRIDHA HIDAYATIN, S.E., S.Pd, tanpa kenal lelah, memimpin upaya ini dengan penuh semangat. Dengan hanya empat siswa yang tersisa, mereka bertekad untuk memberikan bekal pendidikan yang layak demi masa depan anak-anak tersebut.

Dalam upaya memastikan bahwa tidak ada satu pun anak yang terpinggirkan dari akses pendidikan, dewan guru terus berjuang. Meskipun jumlah siswa yang tersisa hanya empat, mereka percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih baik.

Kisah ini mencerminkan semangat untuk membangun komunitas yang inklusif dan berdaya, bahkan di wilayah yang terpencil sekalipun. Dukungan dari pemerintah daerah dan pusat menjadi krusial dalam mewujudkan impian anak-anak di pinggiran pantai untuk memiliki akses pendidikan yang setara.

Dengan pembangunan infrastruktur dan perhatian yang lebih besar terhadap daerah terpencil, diharapkan anak-anak di pesisir pantai Malang Selatan dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam masyarakat mereka. Semua ini tidak hanya tentang memperbaiki akses pendidikan, tetapi juga tentang memberdayakan generasi mendatang untuk meraih impian mereka dengan tangannya sendiri.
arik