Di temukan Mayat di Kos – Kosan

Krisnanewstv//Telah di temukan Mayat di salah satu kosan di Desa Sukorejo Kecamatan Ngasem, lebih tepatnya Dusun Tepus gang 3.
Almarhum bernama Suhendro, Jenazah di temukan kemarin pagi di kos Bu Novi dalam kondisi sudah memucat, awalnya salah satu teman dari Almarhum (Pak Sabar) sedang datang berkunjung dan memanggil manggil yang tak kunjung di jawab, pintu sedang terbuka dan almarhum sedang tertidur, akhirnya ia menemui ibu kos untuk menginformasikan dan pemilik kos pun juga panik dan mendatangkan RT, RW, yang kemudia Almarhum di nyatakan meninggal dunia.

Setelah kepala Desa, Camat dan kapolsek datang, pihak berwajib mendatangkan dokter untuk memriksa Jenazah ternyata Almarhum meninggal karna infeksi luka yang di barengi gula darah yang tinggi. Pada tanggal 1 Januari di ketahui Almarhum mengalami kecelakaan di Desa Minggiran yang membuatnya terluka cukup parah, dan luka di kaki ini lah yang menjadi pemicu kematiannya.

Beliau ini adalah berlatar belakang pelestari budaya pecinta benda pusaka antik, dalam komunitas nya banyak teori teori terkait kematiannya di kos an, bolo bolo dari komunitas beranggapan kalau beliau ini telah di culik dan di aniaya, pasalnya dalam 2 minggu sebelum nya ia tidak pulang ke kosan, dan bahkan sejak 5 hari sebelum kematiannya, ia tidak mengangkat telp dari bolo bolo sama sekali, chat pun tidak pernah di balas, padal hp dalam kondisi aktif.

Tetapi karena memang dokter sendiri sudah mem-Vonis kematiannya karna gula darah maka segala teori dari bolo bolo terpatahkan, Hal ini di buktikan dengan obat obatan anti-biotik yang masih tersedia di kamar Almarhum, dan setelah benar benar di nyatakan meninggal di lakukanlah penyerahan Jenazah kepada penduduk asal desanya. Kepala Desa Klampisan, Kecamatan Kandangan di hubungi oleh Kepala desa setempat, dan kemudian datang menjemput Almarhum di TKP bersama Ambulan sekaligus polisi. Semoga saja Alm Bapak Suhendro bisa tenang di alam sana.

~Rohmat Irvan Afandi