Bau Menyengat Resahkan Warga Plosogenuk Jombang, Selokan dan Tumpukan Sampah di Depan SPPG Jadi Sorotan
JOMBANG – Lagi dan lagi, keluhan terkait bau menyengat di lingkungan permukiman warga menjadi perhatian. Kali ini, keresahan datang dari warga Dusun Ploso, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Bau busuk yang menyengat dari saluran selokan hingga tumpukan sampah di depan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dikeluhkan mengganggu kenyamanan masyarakat.
Berdasarkan aduan yang diterima redaksi, bau tidak sedap tersebut tercium cukup menyengat, terutama pada malam hari dan setelah turun hujan. Kondisi ini menimbulkan keresahan warga yang tinggal di kawasan padat penduduk karena aroma busuk tersebut mengganggu kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka.
Menindaklanjuti aduan masyarakat, redaksi melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi yang dikeluhkan warga.
Selain bau menyengat dari selokan, keberadaan tumpukan sampah di depan SPPG juga menjadi perhatian khusus. Sampah tersebut mengeluarkan cairan yang menimbulkan bau busuk menyengat. Kondisi ini menambah kekhawatiran masyarakat, terlebih lokasi berada di tengah kawasan permukiman padat penduduk.
Saat dikonfirmasi, penanggung jawab SPPG, Agus, membenarkan adanya persoalan tersebut. Namun, sumber pasti bau menyengat, termasuk asal cairan yang keluar dari tumpukan sampah, masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh instansi yang berwenang.
Persoalan ini turut mendapat perhatian Lembaga Swahira yang diketuai Arif. Pihaknya berencana melayangkan surat kepada dinas terkait agar segera dilakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap kondisi lingkungan yang dikeluhkan masyarakat.
Arif menilai, aduan warga perlu ditindaklanjuti secara serius. Persoalan bau busuk yang terjadi berulang kali tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan penyebab maupun langkah penanganan.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pelayanan masyarakat harus tetap memperhatikan kebersihan, pengelolaan sampah, serta saluran pembuangan agar tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar.
Warga berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi selokan dan tumpukan sampah di depan SPPG. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan sumber bau, mengetahui penyebab keluarnya cairan dari tumpukan sampah, serta menentukan langkah penanganan yang tepat.
“Harapan kami, segera ada tindakan nyata. Jangan sampai warga terus-menerus terganggu bau busuk, terutama pada malam hari dan setelah hujan,” demikian keluhan warga yang disampaikan kepada redaksi.
Masyarakat juga berharap pengelola SPPG segera memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan di sekitar lokasi, termasuk memastikan sampah ditangani dengan baik dan saluran pembuangan tidak menimbulkan bau yang mengganggu.
Persoalan ini menjadi pengingat bahwa kebersihan lingkungan perlu menjadi perhatian bersama. Penanganan yang cepat dan tepat diharapkan dapat mencegah keresahan warga semakin berkepanjangan.
Hingga berita ini disusun, sumber pasti bau menyengat tersebut belum dapat dipastikan secara independen. Oleh karena itu, pemeriksaan langsung oleh dinas terkait diperlukan untuk memastikan penyebabnya dan menentukan langkah penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Redaksi membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi pihak pengelola SPPG maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai keluhan warga, pengelolaan sampah dan saluran pembuangan, serta langkah yang akan dilakukan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Krisnanewstv.com – Ungkap Berita dengan Fakta.
,
