KPPN Malang Monitoring Koperasi Desa Merah Putih Di Clumprit Kawal Program Strategis Nasional

Malang(Krisnanestv.com),Dalam rangka memastikan kelancaran program penguatan ekonomi kerakyatan, tim Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang melakukan kunjungan kerja dan monitoring langsung ke pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang Rabu,21/10/2026

Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memantau kesiapan operasional gerai KDMP yang diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan kantor tunggal penyaluran berbagai bantuan sosial serta barang bersubsidi dari pemerintah.

Perwakilan Tim KPPN Malang yang hadir di lokasi menegaskan pentingnya akuntabilitas dan efektivitas pemanfaatan fasilitas program strategis ini. Sebagai perpanjangan tangan Kementerian Keuangan dalam mengawal APBN di daerah, KPPN berkomitmen untuk terus mendampingi tata kelola keuangan koperasi di tingkat desa.

Hadir di Gerai KDMP Desa Clumprit yaitu Dwi dan Dito Anggota Tim KPPN Malang:
“Kehadiran KDMP di Desa Clumprit ini merupakan program prioritas nasional salah satu KDKMP dan monitoring progres program strategis nasional KDKMPini dititik beratkan apakah sudah sarana dan prasarana serta tata laksana sudah siap.melsksansksm program ini ,”terang Dwi

Pengurus KDMP Desa Clumprit Nurcahyadi menyambut baik kunjungan monitoring ini sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap ekosistem ekonomi pedesaan.

Ketua/Pengurus KDMP Desa Clumprit:
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan, arahan, dan pendampingan dari tim KPPN Malang. Kesiapan operasional gerai KDMP Desa Clumprit terus kami kejar agar pelayanan distribusi kebutuhan pokok murah, pupuk subsidi, hingga penyerapan hasil panen petani lokal dapat berjalan penuh tanpa hambatan. Dengan dukungan manajemen keuangan yang diajarkan, kami optimistis 20 persen keuntungan koperasi yang nantinya kembali ke desa benar-benar bisa mendongkrak kesejahteraan warga Clumprit.”

Melalui integrasi program KDMP dan pengawasan berkala dari KPPN, pemerintah berharap perputaran uang dan anggaran subsidi dapat mengalir masif langsung di tingkat lokal, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membentengi masyarakat pedesaan dari rantai distribusi yang merugikan.(Suryadi)