Respons Cepat Tangani Kebakaran Lahan SDHI, Kapolsek Tarokan dan 8 Personel Raih Penghargaan
KEDIRI KOTA, Krisnanewstv.com – Respons cepat dalam menangani kebakaran lahan kosong milik SDHI pada 9 September 2026 mendapat apresiasi dari Kapolres Kediri Kota. Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., bersama tujuh personel Polsek Tarokan dan satu personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Grogol menerima penghargaan atas keterlibatan mereka dalam penanganan kejadian tersebut.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., dalam Apel Bersama di halaman Markas Komando (Mako) Polres Kediri Kota, Selasa (20/10/2026) pagi.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kesiapsiagaan, dedikasi, serta koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat.
Dalam penanganan kebakaran lahan SDHI, jajaran Polsek Tarokan bersinergi dengan pengamanan internal bandara, petugas Damkar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan unsur terkait lainnya. Kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan kebakaran di lapangan.
Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Kediri Kota atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata kebanggaan pribadi, melainkan juga motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kediri Kota atas penghargaan yang diberikan. Kami memaknai penghargaan ini sebagai apresiasi atas kerja bersama seluruh personel yang berupaya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar AKP Priyo.
Ia juga mengapresiasi tujuh anggota Polsek Tarokan yang menerima penghargaan serta personel Damkar Pos Grogol dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
Menurutnya, menghadapi keadaan darurat membutuhkan kecepatan bertindak, komunikasi yang baik, dan koordinasi antarpihak. Setiap unsur harus menjalankan tugas sesuai peran dan kewenangannya agar penanganan dapat berlangsung secara optimal.
“Ketika terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya, yang paling penting adalah bagaimana kita bergerak cepat, berkoordinasi, dan menjalankan tugas sesuai peran masing-masing. Keselamatan masyarakat dan upaya mencegah dampak yang lebih luas harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
AKP Priyo menambahkan, semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Kehadiran polisi, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan bantuan serta pelayanan ketika masyarakat membutuhkan.
“Polisi harus mampu membangun komunikasi yang baik, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta hadir ketika warga membutuhkan bantuan. Keamanan dan ketertiban tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian saja, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, petugas pemadam kebakaran, BPBD, unsur pengamanan bandara, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, berbagai situasi darurat diharapkan dapat ditangani secara lebih cepat dan terarah.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan keadaan darurat membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak. Bagi jajaran Polsek Tarokan, apresiasi itu diharapkan menjadi dorongan untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
“Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, kami akan terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat, memperkuat sinergi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga di wilayah hukum Polsek Tarokan,” pungkasnya.
Pawarta NT
