Doa Bersama Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kapolres dan Wakil Bupati Kediri Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Berita Krisnanewstv.com || KEDIRI – Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si. bersama Wakil Bupati Kediri Hj. Dewi Maria Ulfah, S.E. mengajak masyarakat memperkuat persatuan, toleransi antarumat beragama, dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan doa bersama lintas agama untuk memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Polres Kediri, Selasa (20/10/2026) malam, mulai pukul 19.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Kediri yang mewakili Bupati, Kapolres Kediri beserta jajaran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Pengadilan Negeri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Ketua KPU Kabupaten Kediri, Ketua DPC KSPSI Kabupaten Kediri, Perwakilan Kodim 0809 Kediri, Ketua STKIP, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, insan pers, serta perwakilan organisasi dan elemen masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolres Kediri menegaskan bahwa doa bersama tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan memohon kedamaian bagi masyarakat.
“Doa bersama yang kita laksanakan ini hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan serta memohon agar seluruh wilayah Kabupaten Kediri senantiasa diberikan keamanan, kenyamanan, keharmonisan, dan kedamaian,” ujar Kapolres Kediri.
Ia mengajak tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan seluruh elemen masyarakat terus memelihara kerukunan, mengedepankan toleransi, serta menyelesaikan persoalan melalui dialog dan musyawarah.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian maupun informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Polri terus mendorong semangat bahwa polisi hadir bersama masyarakat. Artinya, polisi merupakan bagian dari masyarakat dan harus mengabdikan diri, berbakti, serta mengawal berbagai kegiatan, baik pemerintahan maupun aktivitas masyarakat lainnya,” ungkapnya.

Polres Kediri bersama jajaran Polsek, lanjutnya, berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Hj. Dewi Maria Ulfah, S.E. yang hadir mewakili Bupati menegaskan bahwa menjaga keamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama.
“Menjaga keamanan wilayah Kabupaten Kediri bukan hanya menjadi tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kediri,” ujarnya.
Ia mengingatkan sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai, mulai dari penipuan daring, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, dan penyalahgunaan narkoba.
Wakil Bupati juga mengajak masyarakat memperkuat sinergi dengan kepolisian serta meningkatkan pengawasan keluarga terhadap anak agar terhindar dari perilaku negatif.
Menurutnya, situasi daerah yang aman dan kondusif sangat penting untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Kediri.
Melalui doa bersama lintas agama tersebut, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta berperan aktif menciptakan Kabupaten Kediri yang aman, damai, dan sejahtera.
Masyarakat juga diimbau bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menghadapi perbedaan.
Jurnalis: Mohamad Yunus
